SERIKATNEWS.COM – Kisah memprihatinkan dialami oleh seorang perempuan lanjut usia yang tinggal di Dusun Saloros, Desa Batuporo Barat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.
Nenek Sanati (70) tinggal di sebuah gubuk kecil dan sudah reyot. Kesehariannya harus berjuang sendiri untuk bisa bertahan hidup.
Kondisi rumah nenek Sanati itu bisa dibilang sudah tak lagi layak huni. Dinding rumah nenek Sanati hanya terbuat dari bambu dicampur kayu kini sudah lapuk dan bolong dimakan rayap.
Mirisnya lagi, nenek Sanati mengaku belum mendapatkan bantuan dari pemerintah. Bahkan, bantuan seperti BLT DD maupun sembako tak pernah ia dapatkan.
Sementara itu, Mat Jusi selaku Ketua DPD Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) dirinya mengaku sangat prihatin dengan kondisi yang dialami nenek Sanati. Dirinya kemudian menyambangi dan memberi sedikit bantuan dan uluran tangan.
“Kami berharap dengan sedikit bantuan ini bisa bermanfaat dan meringankan beban hidup sehari hari Nenek sanati, apalagi saat ini suasana bulan Ramadhan,” ungkapnya, Rabu 13 April 2022.
Mat Jusi juga mengaku medan menuju ke rumah nenek tersebut sangat terjal dan sangat sulit dilewati.
“Walaupun tempat tinggal nenek Sanati sangat pelosok dan akses jalan yang sulit kami tempuh. Niat kami adalah ibadah dan ikhlas untuk membantu warga dalam kesulitan,” ungkapnya.
Dirinya berharap kepada dinas terkait untuk membantu perihal mirisnya kondisi rumah yang dihuni nenek tersebut.
“Minimal ada bantuan untuk rehab atau bedah rumah, karena rumah yang dihuni reyot. Hal itu akan membahayakan nenek sanati,” tutupnya.
Wartawan Serikat News di wilayah Sampang, Madura
Menyukai ini:
Suka Memuat...