Connect with us

Politik

Dua Cara Cerdas Hindari Investasi Bodong

Published

on

SERIKATNEWS.COM – Akhir-akhir ini banyak masyarakat terjebak pada investasi bodong atau penipuan. Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan ada dua cara cerdas dan jitu untuk menghindarkan diri dari jebakan investasi bodong tersebut.

Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I OJK Djustini Septiana mengemukakan dua cara cerdas dan jitu itu adalah memastikan legalitas perusahaan dan rasional (masuk akal).

“Dua hal ini penting untuk diketahui dan dipahami para pemilik dana yang akan menginvestasikan uangnya,” kata Djustini di sela Bincang Santai Bersama Media yang dbungkus dalam agenda Sosialisasi Pasar Modal di Malang, Jawa Timur, Jumat (15/11/2019).

Dengan mengangkat tema “Pasar Modal sebagai Pilihan Investasi”, sosialisasi ini ditujukan kepada masyarakat umum di Bhumi Arema, khususnya para mahasiswa dan para pemilik atau pengendali kelompok usaha di Kota Malang.

Sebelum di Kota Malang, kegiatan serupa juga diselenggarakan sejak awal tahun ini di delapan kota besar di Indonesia, yakni Semarang, Surabaya, Bandung, Makassar, Yogyakarta, Jakarta, Medan, dan Bali. Sosialisasi ini merupakan kerja sama antara OJK dengan BEI dan stakeholder lainnya.

Lebih lanjut, Djustini mengaku kegiatan ini digelar untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya di daerah atas informasi aktual perkembangan di pasar modal. Karena pada posisi September 2019, jumlah investor saham di Kota dan Kabupaten Malang mencapai 14.622 investor.

Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Kota dan Kabupaten Malang pada 2018 yang mencapai 3,5 juta jiwa lebih, maka jumlah penduduk Kota dan Kabupaten Malang yang berinvestasi di sektor saham kurang lebih 0,42 persen. Sedangkan jumlah investor reksadana di Kota dan Kabupaten Malang sebanyak 23.263 investor.

Pada Oktober 2019, OJK bersama tim SWI telah menangani entitas fintech peer to peer lending ilegal sebanyak 1.477, pegadaian swasta ilegal 52 entitas, menghentikan 27 kegiatan usaha yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat, yaitu 11 trading forex, 8 investasi cryptocurrency, 2 multi level marketing, 1 travel umrah, dan 5 investasi lainnya.

Baca Juga:  Jelang Kongres, GAMKI Harus Kritis Terhadap Fenomena Ketidakadilan 

“Ini juga untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam berinvestasi yang cerdas dan aman. Selain itu, sebagai bentuk ajakan persuasif kepada masyarakat untuk dapat menjadi investor di pasar modal,” ujarnya.

Memberikan informasi kepada perusahaan di daerah tentang akses pendanaan yang mudah melalui Pasar Modal dinilai penting. Hal ini merupakan salah satu wujud kongkret dari recycle pungutan OJK. Ia pun meyakini bahwa Pasar Modal dapat menjadi salah satu alternatif pilihan bagi masyarakat dalam berinvestasi yang jauh lebih aman dan legal.

Berdasarkan survei indeks literasi keuangan 2016, indeks Pasar Modal Nasional sebesar 4,4 persen meningkat. Pada tahun 2013 sebesar 3,79 persen, artinya dari 2013 hingga 2016 atau dalam tiga tahun mengalami peningkatan sebesar 0,61 persen. Sedangkan untuk indeks inklusi nasional tahun 2016 juga mengalami peningkatan dari 0,11 persen pada tahun 2013 menjadi 1,25 persen di tahun 2016, meningkat sebesar 1,14 pesen.

“Ini suatu langkah kecil dalam membangun ekonomi Indonesia. Kalau bicara investasi, pasar modal adalah bagian kecil dari itu semua. Dan sudah banyak masyarakat yang dirugikan oleh investasi bodong, kami harap tidak ada lagi,” katanya.

Sementara itu, Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri mengemukakan tujuan kegiatan tersebut untuk mengedukasi masyarakat tentang pasar modal. Selain itu, memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam berinvestasi yang cerdas dan aman.

“Selain itu, juga sebagai bentuk ajakan persuasif kepada masyarakat untuk menjadi investor di pasar modal, memberikan informasi kepada perusahaan di daerah tentang akses pendanaan yang mudah melalui pasar modal, serta sebagai wujud kongkret dari recycle pungutan OJK,” jelasnya.

Advertisement
Advertisement

Terkini

News13 jam ago

Debutan di Olimpiade Tokyo 2020, Windy Cantika tak Menyangka Bisa Raih Medali

SERIKATNEWS.COM – Lifter putri Indonesia Windy Cantika Aisah berhasil membawa pulang medali dalam debutnya di ajang Olimpiade di Tokyo, Sabtu...

News15 jam ago

Diberikan Bertahap, UGM Siapkan 12 Ribu Vaksin Bagi Mahasiswa

SERIKATNEWS.COM – Sebanyak 2.000 peserta mengikuti vaksinasi Covid-19 massal di Grha Sabha Pramana, Sabtu 24 Juli 2021. Vaksinasi massal diselenggarakan...

News15 jam ago

39 Tahun Dikelola PLN, PLTP Kamojang Tetap Andal Hasilkan Energi Bersih

SERIKATNEWS.COM – Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang adalah bagian penting sejarah perjalanan kelistrikan Tanah Air. Jejak kehadirannya dimulai...

News16 jam ago

Dirut PLN Raih Penghargaan CEO Terbaik dari The Iconomics

SERIKATNEWS.COM – Direktur Utama PT PLN (Persero), Zulkifli Zaini meraih penghargaan Indonesia Best CEO Award 2021 “Employees’ Choice”. Penghargaan pada...

News24 jam ago

Masyarakat Jateng Antusias dan Berebut Vaksin

SERIKATNEWS.COM – Masyarakat Jawa Tengah (Jateng) memiliki antusias untuk mendapatkan vaksin Covid-19. Antusias yang tinggi ini sebagai salah satu upaya...

News1 hari ago

Fakultas Kehutanan UGM Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Mahasiswa

SERIKATNEWS.COM – Fakultas Kehutanan UGM melaksanakan program vaksinasi Covid-19 di Arboretum Fakultas Kehutanan UGM untuk 500 mahasiswa dari jenjang sarjana,...

News1 hari ago

UGM Tegaskan Komitmen dan Kontribusi dalam Penanganan Pandemi Covid-19

SERIKATNEWS.COM – Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU, ASEAN Eng., menyampaikan pernyataan sikap UGM terkait penguatan solidaritas...

Populer

%d blogger menyukai ini: