Connect with us

Ekonomi-Politik

Mendag Dorong Para Perwakilan RI di Luar Negeri Tingkatkan Ekspor Indonesia

Published

on

Foto: Biro Humas Kemendag

SERIKATNEWS.COM – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengajak para kepala perwakilan Indonesia di luar negeri sebagai mitra kerja Kementerian Perdagangan untuk melakukan diplomasi ekonomi dalam meningkatkan ekspor Indonesia.

Para perwakilan Indonesia tersebut antara lain Duta Besar, Konsulat Jenderal, Atase Perdagangan, Indonesia Trade Promotion Center (ITPC), dan para pejabat fungsional ekonomi.

Hal tersebut disampaikan oleh Mendag Agus saat menjadi narasumber diskusi panel pada rapat kerja Kepala Perwakilan RI dengan Kementerian Luar Negeri tahun 2020 di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, hari Jumat (10/1/2020) yang lalu.

“Kami harap para perwakilan Indonesia di luar negeri semakin aktif memperjuangkan kepentingan perdagangan Indonesia, khususnya dalam meningkatkan ekspor Indonesia ke luar negeri,” ujar Mendag Agus.

Menurut Mendag Agus, peran para kepala perwakilan RI diperlukan terutama untuk menginformasikan kebijakan non-tarif (Non Tariff Measures/NTM) dan hambatan non-tarif (Non Tariff Barrier/NTB) yang menjadi penghambat masuknya produk Indonesia serta aturan yang dapat diduga melanggar perjanjian WTO di negara akreditasi.

Selain itu, kepala perwakilan RI tersebut juga berperan memantau pemanfaatan skema preferensi yang sudah diimplementasikan, membantu penyelesaian sengketa dagang, menggali dan menyampaikan informasi peluang ekspor barang dan jasa, menarik investasi sektor barang/jasa.

Menurutnya, peran lain dari kepala perwakilan RI yaitu melakukan pendekatan intensif, khususnya kepada sejumlah negara di Afrika dan Timur Tengah agar merespons usulan Indonesia untuk merundingkan perjanjian perdagangan preferensial (Preferential Trade Agreement/PTA).

“Untuk mengoptimalkan ITPC dan Atdag, sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Kementerian Perdagangan akan menuntaskan reorientasi tugas perwakilan perdagangan di wilayah akreditasi. Kami harap upaya ini dapat didukung Kementerian Luar Negeri, kementerian teknis terkait, asosiasi, dan para pelaku ekspor,” tandas Mendag Agus.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular