Gajah Projo Batal Ikut Karnaval

68

SERIKATNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta acara Syukuran Inagurasi Presiden dan Wakil Presiden (wapres) 2019-2024 pada 20 Oktober 2019 yang digagas relawan tidak dilakukan. Sebab, Jokowi ingin langsung bekerja setelah dilantik.

“Bapak Presiden inginkan acara yang digagas relawan untuk tidak dilaksanakan secara berlebihan. Parade budaya, karnaval dan pawai kebudayaan nusantara dibatalkan. Gajah Projo yang sudah dipersiapkan untuk tampil juga dengan berat hati tidak jadi beraksi. Jangankan gajah, kami pun bersedih dan berat hati,” ujar Budi Arie Setiadi Ketua Umum PROJO kepada media saat jumpa pers di Kantor Kepala Staf Presiden, Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Sementara itu, kepala KSP Moeldoko menyebut bahwa Jokowi ingin segera bekerja, sehingga tidak perlu ada acara senang-senang yang berlebihan.

“Tak perlu ada euforia agar teman-teman yang menyiapkan tidak kecewa. Langsung bekerja itu yang ditunggu masyarakat,” kata Moeldoko.

Menurut Moeldoko, pada dasarnya Jokowi sangat mengapresiasi dan bangga atas berbagai upaya relawan dan segenap komponen masyarakat untuk mengadakan syukuran, mulai karnaval dan parade budaya dengan melibatkan massa cukup besar.

“Supaya jangan sampai nanti ada diskusi berkepanjangan, saya ajak teman-teman relawan bisa memahami. Intinya Bapak Presiden mau kerja saja,” ucap Moeldoko.

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi menuturkan, pihaknya memang menyiapkan usulan perayaan Inagurasi pada 20 Oktober 2019 sama seperti perayaan 5 tahun lalu.

“Kami sudah siapkan banyak hal, ada pawai Gajah dari Way Kambas, tarian dari seluruh Indonesia untuk semarakkan dan meriahkan acara hari Minggu. Bahkan ratusan ribu massa Projo dari seluruh Indonesia sudah siap bergerak ke Jakarta. Tetapi, karena berbagai pertimbangan termasuk suasana sederhana dan khidmat, kami memahami, dengan berat hati kita batalkan. Kami juga mohon maaf kepada seluruh relawan dan pendukung Jokowi untuk memahami kondisi ini,” kata Budi Arie Setiadi.

Baca Juga:  Menko Polhukam Apresiasi Kemajuan Daerah Dalam Pelayanan Publik Berbasis Teknologi

Dia mengapresiasi alasan Presiden bahwa perayaan berlangsung sederhana. “Kita pertimbangkan semangat Pak Presiden yang ingin perayaan berlangsung sederhana, penuh hikmat dan spirit Pak Presiden untuk pemerintahan ini langsung bekerja. Kita harus sambut positif,” kata Budi Arie Setiadi.