SERIKATNEWS.COM – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 akan digelar pada 15-16 November mendatang. Jelang perhelatan KTT ke-17 G20, Badan Kerja Sama Organisasi Wanita Provinsi Bali bersama jajaran Wanita Kristen Indonesia (WKRI) menggelar bersih-bersih kawasan hutan di kawasan Mangrove Pemogan, Kota Denpasar, Bali, Sabtu (2/7/2022).
Mereka masuk ke dalam hutan mangrove dengan menggunakan kano. Mereka membersihkan sampah yang tersangkut di pepohonan dalam kawasan mangrove dan sekitarnya.
“Kawasan mangrove merupakan salah satu tempat yang akan dikunjungi oleh para pemimpin dunia saat gelaran G20 pada November mendatang,” ujar Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali, Tjokorda Putri Hariyani Hariyani Ardana Sukawati, di Denpasar, Bali, Minggu (3/7/2022).
Menurutnya, upaya pelestarian lingkungan mangrove merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. “Kita semua bersinergi, berperan aktif untuk menjaga kelestarian mangrove ini,” imbuhnya.
Ketua BKOW mengatakan, keberadaan hutan mangrove memegang peranan penting. Selain berfungsi sebagai tumbuhan yang mampu menahan arus air laut yang mengikis daratan pantai, menurutnya mangrove berfungsi sebagai penyerap gas karbondioksida dan penghasil oksigen, serta sebagai tempat hidup berbagai macam biota laut.
Rusaknya hutan mangrove dapat mengakibatkan berbagai masalah bagi kelangsungan hidup manusia. Salah satunya kerusakan hutan dan hilangnya pertahanan yang mampu menahan laju abrasi.
“Saya berharap gerakan peduli lingkungan serupa juga menjadi inspirasi bagi organisasi-organisasi lainnya, sehingga tercipta kerja sama dalam menjaga kelestarian mangrove,” ujarnya.
Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet mengapresiasi gerakan bersih-bersih mangrove yang dilaksanakan oleh WKRI. Gerakan ini sebagai salah satu upaya bersama menjaga kelestarian mangrove, melestarikan air, dan membersihkan lingkungan dari sampah.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...