SERIKATNEWS.COM – Deputi pengembangan pemuda Dr. Asrorun Ni’am Sholeh, MA. memberikan arahan kepada perwakilan dari 14 Provinsi dan 3 kabupaten/kota dalam acara sosialisasi kabupaten/kota layak pemuda 2019 di MG Suites Hotel, Semarang (22/7/2019).
Pada kesempatan itu, Asrorun Ni’am mengatakan bahwa aspek pendidikan, kesehatan, dan ketenagakerjaan pada pemuda menjadi ancaman serius jika negara tidak hadir untuk mengawalnya, apalagi sebentar lagi Indonesia akan menerima bonus demografi.
Menurutnya, sebagai pemerintah sudah sepatutnya kita melindungi generasi muda dari ancaman terorisme, radikalisme, zat adiktif yang dapat merusak generasi muda, sekalipun kebijakan tersebut tidak populis.
Kemudian, Asrorun Ni’am menyebutkan lima indikasi kabupaten/kota tersebut bisa dikatakan layak pemuda, meliputi: Regulasi yang menangani Kepemudaan; Alokasi Anggaran untuk menunjang program kepemudaan; Partisipasi anak muda dalam aparatur sipil di daerahnya; Penyediaan sarana dan prasarana bagi pemuda; dan yang terakhir pendekatan partisipasi pemuda serta indeks pemudanya.
“Sejauh itu kami memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada, agar lebih dahsyat Kemenpora menjalin kerja sama dengan Kemendagri agar kabupaten kota mengambil peran untuk hadir dan ikut serta dalam agenda yang luar biasa ini.”
Sebelum membuka acara Sosialisasi Kabupaten/Kota Layak Pemuda 2019, Asrorun Niam juga mengingatkan bahwa agenda penghargaan kabupaten/kota layak pemuda ini sangat penting. Tidak semata karena gengsi, melainkan sebagai tanggung jawab serta upaya mewujudkan pemerintahan yang lebih baik.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...