SERIKATNEWS.COM – Kotagede merupakan wilayah di Yogyakarta yang menyimpan banyak peninggalan tradisi masa lampau, mulai dari bangunan, kerajinan, hingga kuliner. Salah satu makanan tradisional yang masih eksis dan disukai masyarakat sampai sekarang bernama kue banjar dan ukel.
Banjar dan ukel seperti saudara kembar, hanya satu hal yang membedakan keduanya, yakni campuran gula pada ukel setelah matang. Melansir Pariwisata Jogja Kota, Selasa (11/07/2023), kue banjar dan ukel sudah diproduksi sejak tahun 1960. Kedua kue ini sudah dikonsumsi oleh masyarakat pada zaman Kerajaan Mataram.
Seperti kue tradisional lainnya, bahan dan cara membuat kue banjar dan ukel sangatlah sederhana. Dalam artikel lain dijelaskan, bahan yang diperlukan yaitu tepung terigu, gula, santan, dan garam, yang membuat tekstur kue ini renyah dengan rasa manis yang tidak membuat jenuh.
Tak hanya rasanya yang enak, kue banjar dan ukel punya bentuk yang unik seperti angka delapan. Kue ini dapat dibeli untuk oleh-oleh setelah berkunjung ke Jogja karena sudah tersedia yang kemasan.
Selain rasa original, ada varian rasa baru kue banjar dan ukel, yaitu rasa cokelat dan kacang. Kue ini dapat dibeli di Pasar Legi Kotagede yang buka sesuai penanggalan Jawa (hari legi).
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...