SERIKATNEWS.COM – Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD menyambangi Pondok Pesantren Sirnamiskin, Bandung, Sabtu, 16 Desember 2023. Mahfud langsung disambut pengasuh Ponpes KH. Achmad Syaiful Rizal dan Rais Syuriah PCNU Kota Bandung KH. Ateng Muhaimin.
Cawapres nomor urut 3 dikalungi kain bernuansa putih dengan corak batik berwarna merah oleh Achmad Syaiful. Kedatangannya juga disambut dengan lantunan shalawat dari para santri.
Mahfud menyebut mengatakan punya alasan khusus mengunjungi Ponpes Sirnamiskin. Salah satunya karena pesantren merupakan basis pendidikan demokrasi.
“Basis-basis pendidikan demokrasi itu dimulai dari pesantren. Sejak dulu juga dibangun dari pesantren, oleh sebab itu saya datang mengunjungi pesantren ini dengan santri yang ribuan, dengan murid yang ribuan di sini pondok pesantren di Sirnamiskin ini ya,” kata Mahfud MD seperti dikutip dari Antara.
Menurutnya Menkopolhukam itu, Ponpes Sirnamiskin menjadi salah satu saksi sejarah perjalanan para kiai Nahdlatul Ulama (NU). Tokoh-tokoh tersebut antara lain KH. Wahid Hasyim, KH. Ahmad Dimyati, hingga KH. Abdurahman Wahid alias Gus Dur.
Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengatakan bahwa Ponpes Sirnamiskin sering kali menjadi tuan rumah untuk tamu-tamu penting NU. Selain itu, pesantren ini juga punya kedekatan dengan Gus Dur.
“Jadi kami ini semacam napak tilas pesantren yang dekat dengan Gus Dur. Apalagi hari ini (Sabtu) haul Gus Dur, hari peringatan wafat. Kalau maulid itu hari peringatan lahir. Maka tepat hari ini saya ke sini,” katanya.
Mahfud dalam kesempatan ini juga mengaku selalu ingat pesan dan ijazah doa dari guru ideologisnya. Menurutnya, Gus Dur pernah berpesan, jika dirinya hendak jadi pejabat, agar masuk dan keluarnya nyaman dan tidak membebani orang, diminta baca doa khusus.
Doa khusus dari Gus Dur itu merupakan nukilan dari QS Al Isra ayat 80 yang artinya: “Ya Allah, bawalah aku masuk ke tempat kerja baru dengan cara yang benar. Dan nanti tolong bawa saya keluar menyelesaikan tugas itu dengan cara yang benar pula. Dan berilah kekuasaan yang bisa menolong orang banyak.”
Selain itu, Mahfud memiliki harapan besar kepada setiap santri di tiap Ponpes di Indonesia. Santri memiliki syariah yang penuh dengan kedamaian untuk membangun negara.
“Saya berharap dari pesantren akan lahir kader bangsa yang demokratis dan berwawasan syariah yang penuh kedamaian, kerukunan dan persaudaraan,” pungkas Mahfud. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...