NU Bantu Wujudkan Swasembada Pangan

13

SERIKATNEWS.COM – Petani merupakan aktor utama penghasil pangan untuk dikonsumsi 230-an juta masyarakat Indonesia. Untuk itu, Nahdlatul Ulama (NU) melakukan pemberdayaan terhadap petani, sebagai komitmen dalam mewujudkan swasembada pangan di negeri ini.

“Kami bersama pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan PBNU menggerakkan perekonomian mikro: membina petani untuk mencapai swasembada pangan,” ujar Ketua KorNas Program Pertanian PBNU Witjaksono, seperti dikutip dari republika.co.id, Rabu (24/4/2019).

Pria yang menjabat sebagai Ketua Koalisi Alumni Diponegoro untuk Jokowi-Ma’ruf Amin ini mengatakan bahwa sudah lebih dari 2 tahun lalu pihaknya hadir di pelosok negeri untuk mencari potensi bersama para petani dalam mengembangkan produksi jagung secara nasional.

Di sana kader NU membina petani, mulai dari pengaturan lahan, penyediaan bibit, dan pupuk berkualitas beserta seluruh kebutuhannya. Pendampingan berjalan selama proses penanaman hingga panen dengan tambahan alat-alat pertanian modern. Sehingga penggarapan lahan menjadi semakin maksimal.

Tak hanya itu, Witjaksono menuturkan bahwa kader NU juga membentuk koperasi-koperasi untuk menjamin kesejahteraan petani, setidaknya telah terbentuk puluhan koperasi. Pihaknya juga akan mengembangkan ratusan koperasi dengan anggota petani Indonesia untuk dibina.

“Selanjutnya setelah masa panen, kami sediakan penyaluran hasil panen tersebut, harga jual produk dari petani kami jaga untuk memberi keuntungan pada petani sehingga para petani dapat menjamin kebutuhan rumah tangganya dengan memberi makanan bergizi bagi anak-anaknya dan memberikan pendidikan yang layak bagi mereka,” ujarnya.

Pembinaan juga berlangsung pada petani padi dan kedelai. Komoditas bahan pokok menjadi penting karena menjadi sumber penghidupan masyarakat, tingkat konsumsi yang tinggi membuat kita harus mampu memenuhi kebutuhan secara mandiri. Dengan demikian, ke depan pihaknya optimistis pemberdayaan petani semakin masif.

Baca Juga:  PB HMI: Jaga Persatuan dan Keutuhan Bangsa Menjelang 17 April 2019

“Karena Pak Jokowi kembali akan memimpin negeri ini sehingga kebijakan yang ada akan dilanjutkan,” ujarnya.