SERIKATNEWS.COM – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) mendukung dan mengapresiasi TNI-Polri dalam pengamanan pasca Pilpres. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Bidang OKP PB PMII, Muhammad Syarif Hidayatullah melalui keterangan persnya, Minggu (26/05/2019).
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung Kapolri bersama anggotanya dan dibantu oleh TNI yang telah melaksanakan tugas dengan baik sehingga mampu menjaga kondusifitas pasca Pilpres, khususnya dalam mengamankan kerusuhan pada 21-22 Mei lalu,” ungkapnya.
Mantan Ketua Umum PMII Sulawesi Selatan ini pun meminta kepada Polri untuk segera menangkap dan menindak tegas para penyebar hoax.
“Pasca kerusuhan kemarin, di media sosial diramaikan dengan informasi dan berita hoax yang menyudutkan pemerintah khususnya Polri. Tujuannya tentu ingin memprofokasi publik. Polri harus menangkap dan menindak tegas oknum-oknum ini,” imbuhnya.
Ia memberikan contoh, salah satu informasi hoax yaitu beberapa video yang sengaja dipotong dan disebar di media sosial.
“Ada video yang sengaja dipotong dan disebar ke medsos di mana di dalam video ada Kapolri bersama anggotanya. Dalam video tidak utuh itu ada kata-kata menembak masyarakat. Ini informasi hoax dan bisa membuat gaduh publik. Polri harus mencari dan menangkap oknum yang sengaja memotong video tersebut,” tegasnya.
Pada akhir keterangan persnya, pria yang biasa disapa Chaliq ini meminta kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk sama-sama menjaga kondusifitas bangsa.
“Soal menjaga kondusifitas bangsa bukan hanya tugas TNI-Polri. Itu juga tugas kita semua seluruh masyarakat Indonesia,” tutupnya.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...