SERIKATNEWS.COM – Ibu Kota Negara (IKN) Indonesia resmi akan berpindah dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur. Hal ini ditandai dengan disetujuinya Rancangan Undang-Undang (RUU) IKN menjadi UU oleh DPR RI pada Sidang Paripurna DPR RI, 18 Januari 2022 lalu.
Sebagai bentuk komitmen mengiringi pembangunan IKN Nusantara, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan membangun kantor baru. Pencanangan kantor PBNU yang bertempat di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dilaksanakan pada Minggu, 30 Januari 2022.
Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf mengisahkan, kehidupan di Kabupaten Penajam Paser Utara sangat jauh berbeda dengan 17 tahun saat pertama kali ia mendatangi wilayah ini. Kini, datang lagi dalam keadaan yang jauh lebih membesarkan hati.
“Kala itu, masih berlumpur. Itu tahun 2004. Ketika Pak Syamsul (Ketua PCNU Penajam Paser Utara) rumahnya masih jelek. Sekarang sudah menjadi istana,” kata Gus Yahya saat pencanangan kantor baru PBNU di IKN Penajam Paser Utara yang ditayangkan di TV NU, Minggu, 30 Januari 2022.
Dia mengatakan, sebentar lagi masyarakat di Sepaku dan Penajam Paser Utara akan menjadi warga ibu kota baru. Untuk itu, lanjut Gus Yahya, mumpung belum menjadi ibu kota yang padat, PBNU mendahuluinya.
“Mohon izin kepada Bapak Bupati untuk ikut menempati Ibu Kota Negara. Syukur-syukur kalau Pak Bupati menyiapkan tempatnya. Alhamdulillah, sudah ada pembicaraan dari kemarin dan Pak Bupati sudah siap akan memfasilitasi supaya begitu resmi Ibu Kota Negara Kota Nusantara, di situ segera ada gedung PBNU,” tuturnya.
Acara pencanangan kantor baru PBNU di IKN Nusantara ini dihadiri ratusan warga NU. Selain Gus Yahya dan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdan Pongrewa, hadir juga Ketua PCNU PPU Muhammad Samsul Hadi, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...