JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, dibutuhkan aparatur sipil negara (ASN) yang berintegritas. Tidak hanya soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga komitmen moral untuk menjalankan tugas secara jujur, bertanggung jawab, serta bebas dari konflik kepentingan.
Kemenag dalam dalam hal ini meluncurkan program E-Learning ASN Berintegritas di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026). Program hasil kerja sama Kementerian Agama dan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam rangka memperkuat budaya antikorupsi.
“ASN berintegritas harus mampu menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun kelompok, mampu menolak dan mencegah berbagai praktik korupsi seperti gratifikasi, penyalahgunaan wewenang, dan nepotisme,” ujar Nasaruddin.
Integritas juga menjadi nilai moral yang sejalan dengan ajaran agama. Karena itu, diperlukan peningkatan kesadaran, pemahaman, dan kompetensi individu ASN agar mampu menghadapi berbagai situasi yang berpotensi menimbulkan penyimpangan.
”Dengan jumlah ASN Kemenag yang mencapai sekitar 354.508 orang, kita memikul tanggung jawab ganda sebagai aparatur negara sekaligus representasi nilai-nilai keagamaan yang menekankan kejujuran, amanah, dan tanggung jawab,” ujar Nasaruddin.
Menag turut mengapresiasi program E-Learning ASN Berintegritas yang menargetkan 42.000 peserta. Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat budaya integritas di lingkungan Kementerian Agama.
“Pemberantasan korupsi tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga melalui pendidikan integritas yang berkelanjutan,” katanya.
Selain itu, seluruh ASN Kementerian Agama didorong untuk menjadikan momentum Ramadan sebagai waktu untuk memperkuat komitmen menjaga integritas dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat.
“Dengan integritas yang kuat, maka kita dapat menjaga kehormatan institusi, meningkatkan kepercayaan publik dan mewujudkan birokrasi Kementerian agama yang profesional bersih dan berakhlak,” tegasnya. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...