PKD PMII Rayon Pembebasan, Mustafa: Kader PMII Tidak Boleh Berkhianat pada Rakyat

324
PMII
Pembukaan PKD PMII Rayon Pembebasan di Dusun Relokasi Pelem, Desa Girikerto, Turi, Sleman, Yogyakarta, Rabu (2/10/2019). (Foto:MSF/SerikatNews)

SERIKATNEWS.COM – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Pembebasan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga melaksanakan Pelatihan Kader Dasar (PKD) dan Bakti Sosial bagi anggota baru PMII Rayon Pemebabasan untuk mempersiapkan kader-kader yang progresif. PKD dan Baksos ini digelar di Dusun Relokasi Pelem, Desa Girikerto, Turi, Sleman, Yogyakarta.

Pada pembukaan pelaksanaan acara ini, Ketua Panitia PKD dan Baksos, Zainul Abidin menjelaskan sebanyak 98 kader baru akan mengikuti pelatihan mulai tanggal 2-6 Oktober 2019. “Peserta yang mendaftar ada 126, tapi yang hadir ada 98 orang, dan PKD Rayon Pembebasan kali ini merupakan sudah yang ke 54 yang terlaksana di Rayon Pembebasan,” tutur Zainul Abidin.

PKD dan Baksos ini mengusung tema “Reaktualisasi Spirit Pembebasan demi Mengemban Amanah Peradaban Islam”. Dengan tema ini diharapkan para kader PMII selanjutnya dapat bergerak dengan spirit pembebasan dengan cara yang kreatif dalam menyikapi pelbagai persoalan di era post truth sebagai tanggungan moral untuk tetap menjaga peradaban Islam.

Reynaldi Farhan Musthafa Siregar selaku Ketua Rayon Pembebasan berharap dengan PKD tahun ini tumbuh kader-kader PMII yang bergerak dalam pembelaan terhadap rakyat. “Saya berharap kalian (peserta PKD) tidak menjadi kader yang berkhianat kepada apa yang dicita-citakan bangsa, dan tidak berkhianat kepada rakyat,” tegas Musthafa.

Menurutnya, kader PMII yang mengikuti Pelatihan Kader Dasar dan Baksos akan banyak mendapat materi-materi dasar ke-PMII-an sebagai senjata kader dalam menjalani kehidupan dalam tubuh PMII.

Ketua Komisariat Pondok Sahabat UIN Sunan Kalijaga menyampaikan bahwa “tujuan PMII adalah mencetak kader ulul albab yang dapat menjawab tantangan zaman, Kader PMII harus berani mengambil peran penting dalam sejarah.”

Baca Juga:  Menristekdikti: Mahasiswa Harus Berpikiran Global

Perwakilan dari Cabang PMII DIY, sahabat M. Kholil Ramli menyampaikan bahwa peserta PKD saat ini sedang berada di gerbang perjuangan. Untuk itu, ia berharap kader baru ini dapat mengisi ruang-ruang kosong dalam tubuh PMII. “Selamat berjuang, kalian (peserta PKD) sekarang berada di pintu gerbang perjuangan. PMII adalah rumah, siapa yang ada di dalamnya dialah yang mengisi,” tuturnya.

Acara yang berlangsung ini direspons baik oleh warga Dusun Pelem. Warga setempat sangat mengapresiasi adanya PKD dan Baksos ini kembali dilaksanakan di dusun yang terletak di lereng Gunung Merapi ini. “Selamat datang, kami sangat senang PMII dapat melaksanakan kegiatan di tempat ini, kami meminta maaf jika pelayanan kami kurang maksimal,” ujar Ketua RW yang biasa disapa Pak Marwanto.

Dia juga menyampaikan himbauan agar seluruh peserta dapat menjaga diri baik-baik, serta menjaga barang bawaannya masing-masing, sehingga pelatihan dapat berlangsung sesuai dengan rencana tanpa ada kendala apa pun.