Sarung Kanjeng Mendobrak Desain Sarung Batik Konvensional
Penulis: Serikat News
Sabtu, 8 Mei 2021 - 20:44 WIB
Foto: Dok. Sarung Kanjeng
SERIKATNEWS.COM – Sarung batik selama ini dikenal identik sebagai pakaian kaum santri atau sekadar busana ibadah. Namun sebuah brand sarung dari Pekalongan, Sarung Kanjeng, sengaja diciptakan untuk mendobrak anggapan konvensional tersebut.
Sarung Kanjeng ingin menghadirkan fesyen sarung sebagai pakaian sehari-hari bagi kaum milenial (daily outfit). Tidak lagi hanya digunakan di lingkungan pesantren maupun ketika menjalani aktivitas peribadatan.
“Sudah saatnya sekarang sarung batik juga dipakai ke tempat-tempat nongkrong, seperti kafe atau warung kopi,” ungkap manajer kreatif Sarung Kanjeng, Ma’ruf Al-Haddad, dalam sebuah wawancara telepon, Jumat, 07 Mei 2021.
Dibuat dengan desain motif kontemporer, Sarung Kanjeng sangat cocok dipadu-padakan dengan style kekinian anak muda.
Terobosan desain yang dilakukan oleh Sarung Kanjeng berupaya untuk mematahkan stereotipe kuno pada sarung batik.
“Mix & match sarung batik dengan sepatu sporty atau kostum trendi bisa menjadi sebuah tren baru,” Ma’ruf menambahkan.
Foto: Dok. Sarung Kanjeng
Inovasi desain akan membuka pasar yang lebih luas dan variatif bagi pengguna sarung batik. Dalam hal ini, anak muda memang menjadi target utama.
Sejak 2 tahun dirintis, Sarung Kanjeng telah berkolaborasi dengan dua kreator, Sugito Ha Es dan Sarah Monica.
Bersama Sugito Ha Es, Sarung Kanjeng bekerja sama menciptakan motif dari bentuk Aksara Jawa. Sedangkan dengan Sarah Monica, berkolaborasi membuat kreasi desain bagi perempuan (Sarong for Ladies).
“Sarung batik sebagai produk budaya tradisi harus terus disesuaikan dengan perkembangan tren busana anak muda. Itu visi dari Sarung Kanjeng,” tutup Ma’ruf.
JAKARTA – Saat ini, anak-anak tumbuh dengan kemudahan mengakses berbagai perangkat digital. Namun, perlu diperhatikan bahwa penggunaan perangkat digital secara
JAKARTA – Penyedia jasa kebersihan rumah, KliknClean, meluncurkan layanan terbaru bertajuk General Cleaning Plus. Layanan ini diperkenalkan sebagai respons terhadap
Setiap orang pasti pernah menyusun rencana tentang karier, pernikahan, pendidikan, atau pencapaian hidup yang ingin diraih. Namun, realitas sering kali