Aktivis 98: Agar Leluasa Bekerja, Jokowi Harus Didampingi Ahli Konstitusi

759

SERIKATNEWS.COM- Aktivis Reformasi 98 Sulaiman Haikal menilai sesungguhnya apa yang telah dan tengah dilakukan Jokowi sudah nampak dan dirasakan hasil-hasilnya oleh rakyat Indonesia. Namun demikian, masih ada saja upaya dari sebagian kalangan yang bertendensi mengganggu proses pembangunan infrastruktur yang sedang dikebut oleh presiden Jokowi.

“Gangguan itu macam-macam, yang paling jelas adalah hoax dan fitnah yang tidak hanya mengganggu kinerja Jokowi, tapi juga berpotensi memecah belah bangsa” ujar Haikal.

Oleh karena itu Haikal menyarankan agar Jokowi di periode kedua didampingi oleh orang yang mahir berdebat (ahli hujjah), dan menguasai hukum terutama dari aspek-aspek konstitusi. “Supaya ada perisai yang kokoh bagi Jokowi dalam bekerja, bisa dengan mudah mematahkan gangguan yang dibungkus dalam argumentasi hukum dan politik” sambung Haikal.

Haikal juga mengklaim, dari sekian banyak diskusi yang dia lakukan bersama kolega sesama aktivis reformasi 98, ia mencatat kesamaan pandangan agar Indonesia tetap fokus mengejar ketertinggalan infrastruktur demi kesejahteraan anak cucu kita di kemudian hari. Ia pun berharap parpol pendukung Jokowi tidak salah memilih cawapres Jokowi “karena dapat mempengaruhi keberlanjutan program-program strategis bangsa yang sudah dirintis Jokowi” tutup mantan ketua umum Pijar Indonesia ini.

Hingga saat ini sudah mengerucut beberapa nama yang akan mendampingi Jokowi sebagai wakil presiden di tahun 2019. Ada ekonom Sri Mulyani dan mantan ketua Mahkamah Konstitusi profesor Mahfud MD.

Baca Juga:  AP I Buka Peluang Untuk Pengusaha Jadi Mitra Bisnis di Bandara