JAKARTA – Batu ginjal merupakan kondisi medis yang ditandai dengan terbentuknya material keras menyerupai batu di dalam ginjal. Endapan ini berasal dari sisa zat limbah dalam darah yang mengendap dan mengkristal seiring waktu.
Batu ginjal berukuran kecil biasanya dapat keluar dengan sendirinya tanpa memerlukan tindakan medis. Namun, minum air putih dalam jumlah cukup dan mengonsumsi beberapa bahan alami dapat membantu mempercepat proses pengeluaran batu serta mengurangi rasa nyeri.
Jika kondisi batu ginjal sudah parah, perawatan medis tetap diperlukan. Meski begitu, pengobatan alami di rumah tetap bisa menjadi pendukung pemulihan di bawah pengawasan dokter.
Dilansir dari Very Well Health, berikut beberapa obat rumahan alami yang dapat membantu mengatasi dan mencegah batu ginjal:
1. Air Putih
Minum air putih adalah cara paling sederhana namun sangat efektif untuk mengatasi batu ginjal. Cobalah minum 12 hingga 16 gelas air setiap hari untuk membantu melancarkan keluarnya batu kecil dari saluran kemih.
Jumlah air yang cukup akan menghasilkan 2,5 hingga 3 liter urine berwarna jernih setiap hari. Selain membantu mengeluarkan batu, kebiasaan ini juga mencegah terbentuknya kristalisasi mineral baru.
2. Jus Lemon
Jus lemon mengandung asam sitrat (sitrat) yang dapat membantu melarutkan batu kalsium oksalat, jenis batu ginjal yang paling umum. Senyawa ini juga mencegah terbentuknya batu baru dengan membuat urine lebih asam.
Minum empat sendok makan jus lemon segar dua kali sehari terbukti menurunkan risiko kekambuhan batu ginjal hingga 50 persen. Meski demikian, konsumsi secara rutin tetap harus diimbangi dengan pola makan sehat.
3. Cuka Apel
Cuka apel mengandung asam asetat yang membantu menyeimbangkan pH urine dan mencegah pembentukan batu ginjal baru. Selain itu, polifenol dalam cuka apel memiliki efek antiinflamasi yang dapat meredakan nyeri.
Cukup konsumsi dua sendok makan cuka apel yang telah diencerkan dengan air setiap hari. Hindari konsumsi berlebihan karena bisa menyebabkan hilangnya kalium dan merusak enamel gigi.
4. Jus Delima
Delima dikenal kaya akan antioksidan yang membantu melindungi ginjal dari kerusakan oksidatif. Minum jus delima dapat mengurangi risiko pembentukan batu dan membantu memperlancar pengeluaran kristal kalsium dari ginjal.
Selain itu, teh dari kulit dan biji delima memiliki efek diuretik alami. Efek ini membuat tubuh lebih mudah memproduksi urine, sehingga mempercepat pengeluaran batu ginjal.
5. Jus Rumput Gandum (Wheatgrass)
Jus rumput gandum mengandung magnesium, zat besi, dan klorofil yang membantu meningkatkan kesehatan ginjal. Kandungan tanin di dalamnya berfungsi sebagai diuretik alami untuk memperbanyak produksi urine.
Penelitian awal menunjukkan bahwa ekstrak rumput gandum dapat membantu melarutkan batu kalsium. Meskipun studi pada manusia masih terbatas, manfaatnya sudah banyak dirasakan dalam pengobatan tradisional.
6. Jus Seledri
Seledri memiliki kandungan flavonoid seperti apigenin yang dapat membantu memecah batu ginjal. Sifat antioksidan dan antiinflamasinya juga mendukung fungsi ginjal tetap optimal.
Jus seledri lebih disarankan dibanding mengonsumsi batangnya secara langsung karena memiliki konsentrasi zat aktif lebih tinggi. Konsumsi rutin dapat membantu mencegah kekambuhan batu ginjal.
7. Teh Jelatang
Jelatang (Urtica dioica) telah lama digunakan untuk mengatasi gangguan saluran kemih, termasuk batu ginjal. Tanaman ini memiliki efek diuretik ringan yang membantu mengeluarkan batu melalui urine.
Studi pada hewan menunjukkan bahwa jelatang dapat menghambat pembentukan batu sekaligus memecah batu yang sudah ada. Dosis 240 miligram per hari dianggap aman dengan efek samping minimal.
8. Horse Gram (Kacang Kuda)
Kacang kuda atau Horse gram dikenal dalam pengobatan Ayurveda sebagai bahan alami untuk melarutkan batu ginjal. Tanaman polong-polongan ini memiliki kandungan yang dapat menghancurkan batu kalsium kecil.
Beberapa studi membuktikan bahwa kacang kuda bekerja lebih baik dibanding suplemen kalium sitrat dalam mencegah kekambuhan batu ginjal. Kamu bisa mengonsumsinya dalam bentuk bubuk, sup, atau kapsul herbal.
9. Khellin (Ammi visnaga)
Khellin adalah tanaman herbal yang sudah digunakan selama berabad-abad untuk melancarkan buang air kecil dan mencegah batu ginjal. Komponen aktifnya bahkan menjadi dasar pengembangan beberapa obat medis modern.
Penelitian menunjukkan bahwa khellin membantu mencegah pembentukan batu kalsium dan melarutkan batu sistin. Kini, suplemen khellin tersedia dalam bentuk kapsul atau cair di toko kesehatan.
10. Teh Rosela
Teh rosela atau Dolichos biflorus terkenal dengan rasanya yang asam menyegarkan dan khasiatnya dalam membantu melarutkan batu ginjal. Kandungan aktifnya mampu meningkatkan sekresi asam urat dan mempermudah pengeluaran batu.
Rosela juga mengandung antioksidan tinggi yang membantu menyehatkan ginjal. Untuk hasil optimal, gunakan teh yang terbuat dari biji kembang rosela, bukan kelopaknya.
Meski berbagai bahan alami ini bisa membantu mengatasi batu ginjal, penting untuk tetap berhati-hati dalam penggunaannya. Konsultasikan dengan dokter sebelum mencoba, terutama jika memiliki penyakit ginjal kronis atau sedang menjalani pengobatan tertentu. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...