JAKARTA – Karang gigi adalah salah satu masalah kesehatan mulut. Tanpa memandang usia, banyak orang mengalami masalah karang gigi. Meskipun terlihat sepele, karang gigi dapat memicu berbagai gangguan kesehatan jika tidak segera ditangani, seperti bau mulut, gigi berlubang, dan penyakit gusi.
Karang gigi merupakan plak gigi yang mengeras akibat tidak dibersihkan secara rutin. Plak ini mengandung sisa makanan, bakteri, dan mineral dari air liur yang menempel di gigi. Jika dibiarkan, karang gigi dapat menyebabkan peradangan gusi gingivitis dan infeksi yang lebih serius.
Dilansir pafihulusungaiutarakab.org, karang gigi terbentuk akibat kebiasaan buruk yang sering kali tidak disadari. Kebiasaan buruk yang dimaksud antara lain:
Pertama, kurang menjaga kebersihan mulut. Misalnya, tidak menyikat gigi secara teratur atau tidak menyikat gigi dengan benar menjadi penyebab utama karang gigi.
Kedua, banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis. Gula menjadi makanan utama bagi bakteri di mulut, sehingga meningkatkan risiko pembentukan plak.
Ketiga, kebiasaan merokok. Kandungan nikotin dalam rokok dapat mempercepat pembentukan karang gigi dan menyebabkan perubahan warna gigi.
Cara Mengatasi Karang Gigi
Untuk mengatasi karang gigi membutuhkan upaya pencegahan dan penanganan yang tepat, di antaranya:
Sikat gigi minimal dua kali sehari dengan pasta gigi berfluorida. Gunakan teknik menyikat gigi yang benar untuk memastikan seluruh bagian gigi bersih.
Dental floss membantu membersihkan sisa makanan yang tersangkut di antara gigi, area yang sulit dijangkau sikat gigi biasa.
- Berkumur dengan Obat Kumur
Obat kumur antibakteri membantu mengurangi bakteri penyebab plak dan menjaga kebersihan mulut.
- Hindari Makanan dan Minuman Manis Berlebihan
Batasi makanan yang terlalu manis atau asam yang dapat mempercepat pembentukan plak. Pilih makanan sehat seperti buah-buahan, sayuran, dan makanan tinggi kalsium untuk memperkuat gigi.
- Hindari Kebiasaan Merokok
Selain buruk untuk kesehatan umum, rokok juga mempercepat pembentukan karang gigi dan menyebabkan gigi kuning.
- Kunjungi Dokter Gigi Secara Berkala
Pembersihan karang gigi yang sudah mengeras memerlukan tindakan khusus seperti scaling oleh dokter gigi. Disarankan untuk melakukan pemeriksaan rutin setiap 6 bulan sekali.
Pentingnya Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Dengan menjaga kebersihan gigi dan mulut, risiko terbentuknya karang gigi dapat diminimalkan.
Jadi, kurang bijak apabila menganggap remeh masalah karang gigi. Lakukan langkah pencegahan sejak dini dan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter gigi agar kesehatan mulut tetap terjaga. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...