SERIKATNEWS.COM – Guru Besar ilmu ekonomi Institut Pertanian Bogor (IPB) Muhammad Firdaus mendorong para pengusaha tanaman hias lokal untuk meningkatkan kualitas jual tanamannya. Dengan kualitas, maka bisa merambah pasar global.
“Kalau kita lihat data, kita memang belum pernah muncul sebagai eksportir, tapi juga bukan importir. Selama ini kan tanaman hias masih dikuasi Belanda. Nah harusnya kita juga bisa karena tanaman nasional tak kalah bagusnya dengan global,” kata Firdaus dalam acara diskusi mengenai tanaman hias yang diselenggarakan di Kementerian Pertanian Jakarta, Jumat (12/3/2021).
Menurut Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian Kuntoro Boga Andri, Kementan saat ini memiliki fasilitas balai peneliti tanaman hias di Cianjur Jawa Barat. Semua kalangan bisa mengakses, termasuk para pengusaha muda untuk menambah pengetahuan dan kemampuan di sektor tanaman hias.
“Bahkan kita punya program inkubasi Yess sebagai program pemerintah dalam memfasilitasi generasi muda untuk jadi entrepreneur. Silakan diakses secara baik dan maksimal,” katanya.
Program Youth Entrepreneurship and Employment Support (YESS) merupakan program Kementerian Pertanian yang bertujuan untuk melahirkan pengusaha-pengusaha bidang pertanian bagi generasi muda. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terus menurunnya jumlah petani pada rentang usia 19-39 tahun di Indonesia.
Ketua Kelompok Tani Mandiri Cianjur Jana Rojana mengatakan bisnis tanaman hias tidak akan pernah surut selama di dunia masih dihuni makhluk hidup. Bahkan, bisnis tanaman hias bisa berkembang lebih besar seiring kehadiran varietas cantik dan memiliki nilai jual yang sangat mahal.
“Selama pandemi ini untuk bunga potong memang mengalami penurunan. Tapi saya bilang, bisnis bunga itu selama ada manusia hidup maka akan tetap hidup. Karena itu saya menikmati dan mencintai menjadi penjual dan perawat tanaman hias,” pungkasnya.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...