SERIKATNEWS.COM – Sejumlah wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur diserang wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Ada sekitar ratusan hewan ternak milik warga yang terindikasi wabah tersebut. Meskipun wabah ini tidak menyebabkan hewan ternak mati, peternak tetap diimbau untuk menjaga hewan ternaknya.
Hendra Gunawan Kabid Perternakan dan Kesehatan Hewan, Dispertan-KP Sampang mengatakan, meski banyak sapi terjangkit PMK, pihaknya belum menerima info adanya sapi yang mati kerena wabah tersebut. “Kalau sapi yang dilaporkan mati akibat PMK belum ada, hanya saja wabah tersebut hampir menyeluruh se Kabupaten Sampang,” katanya.
Hendra mengungkap saat ini ada ratusan hewan yang terindikasi wabah PMK yang tersebar di seluruh Kabupaten Sampang. “Sesuai hasil laporan yang kami terima, tercatat ratusan sapi terjangkit PMK,” terangnya.
Maka dari itu, Hendra mengimbau kepada peternak untuk menggunakan jamu tradisional, yang terbuat dari kunyit, temu lawak dan temu ireng untuk mengobati sapi. Sebab, sampai saat ini pihaknya belum mendapat bantuan obat terkait dengan wabah PMK.
Sekadar diketahui bahwa PMK bukan penyakit yang dapat membunuh hewan. Hanya penyebarannya sangat cepat dan tidak berdampak atau menular kepada manusia.
Wartawan Serikat News di wilayah Sampang, Madura
Menyukai ini:
Suka Memuat...