Komunitas Santri 45 Republik Indonesia (RI) menggelar Seminar Santri dan Politik, pada Minggu (26/11/2023) siang di cafe Bunga Pelita, Bondowoso. (Foto: Istimewa)
SERIKATNEWS.COM – Memasuki tahun pesta demokrasi, menjadi perhatian utama berbagai kalangan. Salah satunya dari Komunitas Santri 45 Republik Indonesia (RI) menggelar Seminar Santri dan Politik, pada Minggu (26/11/2023) siang di cafe Bunga Pelita, Bondowoso.
Dalam seminar yang diikuti oleh ratusan perwakilan santri dari berbagai wilayah itu menghadirkan 3 tokoh, seperti Penasehat Khusus Archipelagic and Island States Forum, Ubaidillah Amin, Dosen UIN Khas Jember Dr. Moh. Nor Afandi dan Ketua Komisi IV DPRD Bondowoso Kukuh Rahardjo.
Ketua Panitia Seminar Santri dan Politik Juned Alhotir mengatakan, digelarnya seminar itu bertujuan agar generasi muda khususnya yang pernah mengenyam pendidikan di pondok pesantren menyadari jika peran santri sangat dibutuhkan dalam membangun bangsa.
“Upaya ini dilakukan agar santri yang notabene dikenal selalu perihal agama tapi juga bisa menjadi bagian dari politik. Dalam seminar kali ini, kami para santri diberikan ilmu pengetahuan cara berpolitik dan bagaimana cara untuk menjadi pemimpin,” kata Juned, Senin (27/11/2023).
Para peserta berswafoto usai mengikuti Seminar Santri dan Politik yang digelar Komunitas Santri 45 RI. (Foto: Istimewa)
Momentum pesta demokrasi di tahun 2024, lanjut Juned, juga bisa jadi ajang dan jalan perjuangan para santri dalam membangun bangsa. Tentunya, kata dia, dengan banyak cara yang salah satu di antaranya, ikut terlibat andil menyukseskan Pemilu 2024 mendatang.
“Sekarang tahun politik, peran santri minimal menjadi pemilih yang baik, syukur-syukur bisa terlibat ikut dalam kontestasi politik apalagi sampai dipercaya masyarakat dan terpilih menjadi seorang pemimpin” ungkapnya.
Selepas itu, menurut Juned, nilai-nilai santri tetap harus dibawa dalam kontestasi politik, sehingga bisa tercipta kondusifitas meskipun beda pilihan. Mengingat politik merupakan alat untuk meraih kekuasaan dengan segala macam polemik di dalamnya.
“Perlu diingat, pengaruh dari satu tandatangan penutupan dari pemangku kebijakan jauh lebih efektif. Kalau penentu kebijakan itu bukan kita, terus siapa yang akan mengisi pembangunan,” pungkasnya.
Sementara Penasehat Khusus Archipelagic and Island States Forum Ubaidillah Amin mengatakan, jika politik sangat berpengaruh terhadap kemajuan bangsa dan seluruh aspek kehidupan meliputi ekonomi, sosial, budaya, kesehatan maupun pendidikan dipengaruhi oleh kebijakan politik.
“Mari membuka mata jika santri tidak boleh buta politik. Melihat kebijakan ekonomi, hukum, keamanan dipengaruhi oleh kebijakan politik. Saya harap usai seminar ini, seluruh santri dapat menyukseskan pesta demokrasi di manapun berada,” tuturnya.
Probolinggo – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan APBD Kabupaten Probolinggo Tahun Anggaran 2025 memasuki tahapan
Probolinggo – Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo resmi menyetujui tiga Rancangan Peraturan Daerah
YOGYAKARTA – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta mulai mempersiapkan pembentukan Desa Reintegrasi di Kelurahan Kricak, Kemantren Tegalrejo. Program tersebut
Probolinggo – Masyarakat di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur yang tergabung dalam Aliansi Sae Patenang menyoroti Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan
YOGYAKARTA – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta mengikuti asesmen terpadu dan case conference terhadap seorang Anak Berhadapan dengan Hukum
YOGYAKARTA – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta mulai menyiapkan implementasi pidana kerja sosial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1
GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen meningkatkan kualitas dan nilai jual berbagai komoditas pangan lokal agar mampu bersaing dengan produk dari
Probolinggo – Rapat Paripurna Penyampaian Jawaban Bupati Terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi-Fraksi anggaran 2025 digelar di Ruang Paripurna Gedung Dewan Perwakilan