SERIKATNEWS.COM – Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming mencanangkan program susu gratis. Namun, program tersebut menjadi persoalan karena produksi susu dari peternak Indonesia yang masih kurang.
Prabowo menanggapi hal tersebut dengan mengatakan bahwa susu yang paling baik dan yang paling sehat memang susu segar yang berasal dari sapi. Karena itu, apabila seluruh elemen sepakat dengan program susu gratis dan sehat untuk anak-anak, maka Indonesia harus memperbanyak populasi sapi dengan cara diimpor.
“Yang kemasan-kemasan mungkin kebanyakan adalah pakai pengawet dan mungkin gulanya terlalu banyak dan sebagainya. Jadi sekarang saya katakan kita punya niat enggak. Kita punya kehendak politik atau tidak. Kalau kita punya kehendak politik ya sudah untuk 1, 2, 3, 4 tahun kita beli sapinya kita kembangkan di Indonesia,” jelas Prabowo dalam diskusi bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2024).
Menurut Prabowo, setidaknya ada 82 juta anak di Indonesia yang harus diberi susu yang sehat. Nantinya, untuk mencukupi kebutuhan program susu gratis, maka sapi-sapi itu bisa diimpor dari Brazil hingga India yang lebih dekat dengan Indonesia.
“Kita butuh untuk kasih susu ke anak-anak kita 82 juta anak. Kalau mereka minum 500 cc kita butuh berarti sekitar 40 juta liter. Berarti kita minimal perlu sapi perah ya minimal mungkin dua setengah juta,” katanya.
Prabowo memperkirakan mungkin harus impor 1 juta – 1,5 juta sapi. Dalam dua tahun sapi-sapi tersebut akan melahirkan, sehingga ada potensi bisa mencapai 3 juta ekor nantinya. “Kira-kira strategi kita begitu. Jadi ini tidak instan tapi ada goalnya,” tegas Prabowo. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...