PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berkomitmen untuk mempercepat operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Keberadaannya dinilai sebagai salah satu motor penggerak ekonomi desa di seluruh kabupaten/kota.
“Pemerintah daerah tidak hanya hadir memberikan regulasi, tetapi juga pendampingan teknis, pembinaan, serta membuka akses pembiayaan melalui kerja sama dengan perbankan maupun lembaga keuangan lainnya. Koperasi harus menjadi basis ekonomi rakyat yang sehat dan mandiri,” ujar Sekretaris Daerah Kalbar, Harisson, saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Operasional KDKMP Tahun 2025 di Aula Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar, Jumat (19/9/2025).
Tim Satgas KDKMP Provinsi Kalbar menyebut bahwa hingga kini telah terbentuk 2.143 unit koperasi dengan legalitas badan hukum. Sebanyak 1.516 unit sudah memiliki akun Simkopdes (Microside), sementara 627 unit masih dalam proses pendaftaran.
“Adapun koperasi yang sudah menjalin kemitraan dengan BUMN tercatat 136 unit, dan salah satunya bahkan telah berhasil melakukan akad pembiayaan dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi RI, yakni KDKMP di Desa Jeruju Besar, Kabupaten Kubu Raya,” jelas Harisson.
Menurutnya, angka tersebut menunjukkan progres positif, akan tetapi masih diperlukan kerja keras untuk mendorong koperasi lainnya agar lebih cepat beroperasi. “Kita tidak boleh puas hanya dengan terbentuknya koperasi. Yang terpenting adalah koperasi itu aktif menjalankan usaha dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Harisson.
Ia juga menilai Rakor ini menjadi momentum bagi Pemprov Kalbar untuk memperkuat sinergi lintas sektor. Pemerintah, kementerian, BUMN, lembaga keuangan, hingga perangkat desa diharapkan bekerja bersama mendorong koperasi agar segera beroperasi.
“Kalau koperasi sudah benar-benar jalan, masyarakat desa tidak lagi hanya bergantung pada pihak luar. Koperasi bisa membuka akses pasar, memfasilitasi pembiayaan, bahkan menjadi pusat distribusi barang dan jasa. Pada akhirnya, koperasi akan menjadi motor penggerak ekonomi desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalbar,” tutup Harisson. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...