ANAK muda saat ini menjadi bahan perbincangan di semua kalangan masyarakat yang berkaitan dengan perannya sebagai generasi penerus bangsa. Anak muda digambarkan sebagai seseorang yang memiliki semangat tinggi, dan berintelektual. Keberhasilan suatu negara bisa dilihat dari kualitas bangsanya. Anak Muda memiliki peran yang besar bagi perubahan-perubahan sosial di lingkungannya.
Sebagai agen perubahan, dengan sikap kritis, dan semangatnya, anak muda memiliki kekuatan untuk mempengaruhi dan menyadarkan masyarakat untuk melakukan suatu gerakan perubahan sosial. Misalnya, dengan memperjuangkan aspirasi masyarakat dari ketidaksesuaian kebijakan pemerintah karena sering kali kebijakan pemerintah tidak sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat.
Pemuda adalah salah satu komponen penting bangsa ini. Perencanaan pembangunan suatu bangsa sangatlah tergantung pada peran anak muda hari ini. Peranan generasi muda dalam pembangunan sangat penting artinya. Bukan saja karena pemuda sebagai lapisan masyarakat paling besar, tetapi yang paling penting adalah potensi dan kreativitas generasi muda, maka pembangunan akan dapat kehilangan arah. Untuk mencapai tujuan tersebut sangat diperlukan peran serta semua lapisan masyarakat. Terutama generasi muda yang perlu dipersiapkan sebaik-baiknya untuk menerima tongkat estafet agar dapat melanjutkan perjuangan bangsa dan mampu menjawab tantangan di masa mendatang.
Sebagai generasi penerus, anak muda terutama pelajar dan mahasiswa harus tangguh menghadapi tantangan yang akan datang demi tercapainya tujuan dan cita-cita bangsa dan negara dalam satu gerak langkah yang terarah dan berkesinambungan. Anak muda perlu mempersiapkan mental secara matang, baik fisik maupun pengetahuan untuk proses internalisasi diri yang lebih baik ke depannya. Pembangunan suatu bangsa juga membutuhkan anak muda yang potensial, produktif, kreatif, serta mempunyai inspiratif yang konstruktif.
Partisipasi anak muda dalam pembangunan harus sejalan dengan cita-cita nasional, dalam lingkungan ini diharapkan anak muda untuk mengambil bagian secara efektif memelopori usaha-usaha masyarakat Pancasila di kalangan generasi muda itu sendiri. Pada prinsipnya peranan anak muda merupakan rangkaian usaha meningkatkan dan menetapkan kesadaran kenegaraan guna menunjang kelestarian Pancasila dan UUD 1945.
Anak muda menjadi penting perannya bukan saja karena bagian terbesar dari penduduk Indonesia saat ini berusia muda. Namun, penting karena berbagai alasan. Antara lain, pertama, anak muda adalah generasi penerus yang akan melanjutkan cita-cita perjuangan bangsa. Kedua, kelangsungan sejarah dan budaya bangsa, corak dan warna masa depan suatu bangsa akan sangat ditentukan oleh peran dan gerak anak muda hari ini atau pembinaan dan pengembangan generasi muda. Ketiga, terjaminnya proses kesinambungan nilai-nilai dasar negara. Yaitu dipandang dari sudut semangat kepemudaan yakni sumpah pemuda 1928, proklamasi 1945, Pancasila dan UUD 1945.
28 Oktober 1928 adalah bukti sejarah anak muda/pemuda bahwa punya kontribusi besar terhadap bangsa dan negara. Peran anak muda untuk perjuangan kemerdekaan, tidak hanya berhenti sampai diikrarkannya sumpah pemuda. Namun, di era reformasi dan globalisasi saat ini tantangan yang dihadapi jauh lebih besar. Penjajahan tidak lagi secara fisik, tetapi lebih secara mental dan spiritual. Pelemahan ideologi dalam berbagai hal, politik, ekonomi, sosial-budaya, dan pertahanan keamanan semakin terasa. Olehnya, anak muda harus lebih peka terhadap realitas dan mampu menghadapinya dengan cara yang rasional.
Suatu bangsa yang besar akan bertahan karena adanya anak muda yang menggerakkan perubahan. Anak muda yang melakukan kegiatan positif untuk kemajuan bangsanya. Jangan sampai anak muda malah terjebak dalam kegiatan yang tidak produktif yang justru akan menghancurkan masa depannya. Hal itu akan berefek pada kemajuan suatu bangsa.
Anak muda hari ini tidak harus melakukan perjuangan seperti yang dilakukan para leluhur kita terdahulu. Hari ini cukup melanjutkan perjuangan mereka untuk membuat bangsa ini semakin maju. Bisa dimulai dari diri sendiri, menjaga tradisi yang telah diwariskan, dan menjaga keutuhan bangsa dengan mengedepankan nilai-nilai toleransi.
Menyukai ini:
Suka Memuat...