Pemuda Asal Probolinggo Berjuang Lawan Tumor dan Keterbatasan Biaya
Penulis: Ibrohim Zidni
Jumat, 13 Februari 2026 - 22:29 WIB
Muhammad Dava (20), pemuda asal Kota Probolinggo, menghadapi tumor besar di punggungnya. (Foto: Serikat-News)
PROBOLINGGO – Ujian berat tengah dialami Muhammad Dava (20), pemuda asal Kota Probolinggo. Tumor besar yang tumbuh di bagian belakang tubuhnya membuat aktivitas sehari-hari terasa menyakitkan. Duduk pun kini tak lagi mudah.
Dava tinggal bersama ibunya, Nur Halima sedangkan ayahnya sudah meninggal, ia menumpang di rumah kerabat di Jalan Kyai Mugi RT 09 RW 09, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan. Dalam keterbatasan ekonomi, mereka tetap berusaha menjalani proses pengobatan.
Menurut Nur, benjolan itu awalnya berukuran kecil. Saat diperiksakan ke dokter, kondisi tersebut dinilai tidak berbahaya. Namun seiring waktu, benjolan terus membesar.
“Kami lanjut ke puskesmas, lalu dirujuk ke rumah sakit umum kota. Setelah rontgen dan scan, dokter bilang ada tulang yang hancur,” ungkap Nur, saat ditemui pada Jumat (13/2/2026).
Dari hasil pemeriksaan tersebut, Dava kemudian dirujuk ke rumah sakit di Surabaya untuk penanganan lebih lanjut. Sejak Juni 2025, ia rutin menjalani kontrol dan dalam waktu dekat dijadwalkan menjalani kemoterapi.
Sejumlah bantuan telah diterima dari Dinas Sosial, NU, pihak kelurahan hingga kecamatan. Meski demikian, kebutuhan biaya pengobatan masih menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga kecil itu.
Open donasi buat saudara Mohammad Dava, warga Kota Probolinggo.
Dava sendiri mengingat, benjolan itu mulai muncul pada Februari 2025. Ia baru menyadarinya setelah sang ibu memberi tahu saat bangun tidur.
“Saya tidak merasa ada apa-apa sebelumnya. Ibu yang pertama kali bilang ada benjolan di belakang badan,” tutur Dava.
Saat kondisi itu mulai terlihat, Dava masih aktif bersekolah. Ia memilih menyimpan sendiri rasa sakitnya dan tidak pernah menceritakan kepada teman maupun guru.
Kini, harapan Dava sederhana. Ia ingin pulih dan kembali menjalani kehidupan normal seperti pemuda lainnya.
YOGYAKARTA – Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Kelas I Yogyakarta menjalin kerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta
YOGYAKARTA – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Yogyakarta terus memperkuat upaya pembimbingan bagi klien pemasyarakatan melalui program pelatihan keterampilan. Kali
PROBOLINGGO,- Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Kabupaten Probolinggo menggelar Festival Piala Dunia 2026. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 14-15
YOGYAKARTA – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Daerah Istimewa Yogyakarta, Muhammad Ali Syeh Banna, menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan
PROBOLINGGO – Proses penjaringan calon Ketua KONI Kabupaten Probolinggo periode 2026–2030 memasuki tahapan pengembalian dokumen persyaratan. Hingga hari pertama tahapan
Probolinggo – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Pelaksanaan APBD Kabupaten Probolinggo Tahun Anggaran 2025 memasuki tahapan
Probolinggo – Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo resmi menyetujui tiga Rancangan Peraturan Daerah