Arkeolog Israel Temukan Masjid Berusia 1.200 Tahun

22
masjid
Ilustrasi: ichef.bbci.co.uk

SERIKATNEWS.COM – Tim arkeologi menemukan sebuah masjid yang didirikan sekitar 1.200 tahun yang lalu di kawasan padang pasir Negev, Israel. Reruntuhan dari abad ketujuh atau kedelapan itu ditemukan di Kota Rahat.

Dikutip dari BBC, Sabtu (20/7/2019), Badan Purbakala Israel (IAA) mengatakan bahwa reruntuhan masjid itu mengemuka tatkala proyek konstruksi berlangsung di lokasi tersebut.

Menurut IAA, masjid itu adalah tempat ibadah umat Muslim pertama yang dibangun pada abad ketujuh atau kedelapan di kawasan itu. IAA menyebut, usianya menandingi masjid yang ditemukan di Mekkah dan Jerusalem.

Pimpinan proyek penggalian, Jon Seligman dan Shahar Zur mengatakan bahwa masjid itu adalah “temuan yang langka di mana pun di dunia”. Para peneliti pun meyakini jemaah yang beribadah di masjid tersebut kemungkinan besar adalah para petani setempat.

Masjid itu dibangun di ruang terbuka, berbentuk persegi empat, dan memiliki Mihrab menghadap selatan ke arah Mekkah.

“Tampilan ini adalah bukti penggunaan bangunan ini beratus tahun lalu,” kata Seligman.

Gideon Avni, selaku ahli sejarah awal Islam, mengatakan masjid ini adalah salah satu masjid pertama yang dibangun setelah kedatangan Islam di kawasan yang kini menjadi Israel modern. Kedatangan Islam tersebut berlangsung bersamaan dengan ditaklukkannya provinsi Byzantine oleh bangsa Arab pada tahun 636.

“Penemuan desa dan masjid di lingkungannya merupakan kontribusi signifikan kepada kajian sejarah negara ini dalam masa pergolakan sekarang,” ujarnya.

Baca Juga:  Jalur Rempah