Connect with us

News

Cegah Bencana Banjir, KLHK Segera Hijaukan Bogor

Published

on

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya saat meninjau Kebun Bibit Desa (KBD) di Desa Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Sabtu (11/1/2020). (Foto: Istimewa)

SERIKATNEWS.COM – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menghijaukan kembali lahan atau area yang rusak terdampak bencana banjir di wilayah Bogor dan Lebak, Banten.

Menteri LHK Siti Nurbaya mengatakan, sebanyak 225 Kebun Bibit Desa (KBD) disiapkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk penghijauan tersebut. Sebanyak 100 KBD dibentuk di Bogor dan 125 di Lebak, Banten. Bibit dari 225 KBD akan dibagikan secara gratis ke masyarakat.

“Terjadinya bencana banjir dan longsor menegaskan bahwa telah terjadi kerusakan lingkungan terutama bentang alam yang cukup serius, khususnya di Pulau Jawa. Oleh karena itu menjadi tekad pemerintah untuk melakukan pemulihan lingkungan,” kata Menteri LHK Siti Nurbaya, usai meninjau kebun bibit di Desa Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (11/1/2020) kemarin.

Kebun Bibit Desa Gunung Kencana saat ini memiliki 60 ribu batang bibit, terdiri dari sengon dan jengkol, serta menyusul jenis durian dan akar wangi atau vetiver. Menteri Siti Nurbaya menjelaskan bahwa tanaman tebing akar wangi diujicobakan pada tebing-tebing setinggi 2-4 meter yang ada di sekeliling kebun bibit pada bentang alam perbukitan Desa Gunung Kencana tersebut.

Menurut data Dinas Kehutanan Provinsi Banten, secara keseluruhan diperkirakan yang menyebabkan lahan kritis sekitar 4.000 ha. Untuk itu, Kementerian LHK (KLHK) ditargetkan menghijaukan seluas 2.500 ha di TNGHS Lebak dan Bogor dengan dana APBN yang dilaksanakan secepatnya dalam 2-3 bulan.

Siti Nurbaya menjelaskan lebih lanjut bahwa rencana itu akan dimulai pada bulan Januari ini, setelah akses mobilisasi pulih pasca bencana. Dia juga menyatakan, kebutuhan penghijauan juga dapat didukung dari dana korporat yang bekerja dalam upaya reklamasi dan rehabilitasi eks tambang sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2010. Selain itu, bisa juga diupayakan dari dana CSR korporat.

Baca Juga:  IKPM Jabar; Mengadakan Pegelaran Seni Untuk Rohingya

“Tapi yang jelas dari dana APBN sudah bisa mencakup 225 kebun bibit desa di Lebak dan Bogor (kawasan TNGHS) dengan sedikitnya masing-masing 60.000 bibit atau semuanya menjadi 13,5 juta bibit yang dapat menanami sedikitnya 19.300 hektare,” imbuhnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular