SERIKATNEWS.COM – Jamu jun merupakan makanan sejenis bubur yang berbahan dasar tepung beras bercampur rempah-rempah. Makanan khas Semarang ini punya cita rasa yang manis, hangat, dan mengenyangkan. Rasa manis menjadi satu ciri unik jamu jun karena berbeda dengan jamu yang biasanya pahit.
Dilansir Ayo Semarang, Rabu 4 Januari 2023, kata “jun” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang berarti periuk, seperti gentong yang terbuat dari tanah atau logam. penamaan jamu jun mengikuti wadah yang digunakan untuk kuah dan adonan tepungnya.
Satu mangkok porsinya biasanya dipatok seharga Rp5000 sampai Rp6000. Makanan tradisional ini tetap eksis karena resepnya diwariskan secara turun-temurun.
Dilansir Konten Jateng, ada beberapa bahan untuk membuatnya sendiri. Bahan utama terdiri dari 25 gram tepung beras, 25 gram tepung ketan putih, 20 gram gula jawa, dan 1 sendok makan lada bubuk.
Bahan kedua yaitu rempah-rempah untuk campuran, di antaranya adas manis, 2 butir bunga lawang atau pekak, 2 batang sereh, 1 ruas jahe, 1 ruas kayu manis. Ketiga yaitu bahan saus, yaitu 200 ml santan kental, 1 lembar daun pandan, dan sejumput garam.
Cara membuatnya, yaitu sebagai berikut:
- Sangrai semua rempah-rempah sampai aromanya tercium. Setelah itu, beri air sekitar 250 ml.
- Setelah airnya mendidih, saring rempah-rempah kecuali jahe. Kemudian masukkan gula jawa, sampai larut.
- Tuang tepung beras dan tepung ketan serta lada bubuk. Masak hingga meletup-letup. Kekentalannya bisa sesuai selera.
- Kemudian masak santan beserta daun pandan, beri garam secukupnya.
Jamu jun sudah bisa dinikmati dalam mangkok. Selamat mencoba!
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...