SERIKATNEWS.COM – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara khusus menggelar rapat terbatas (ratas) untuk memberikan pengarahan kepada seluruh Gubernur di Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19. Ratas ini dilakukan Presiden Jokowi melalui video conference di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (24/3/2020).
“Hari ini, saya ingin memberikan arahan mengenai virus corona atau Covid-19,” kata Jokowi saat membuka ratas online yang diikuti 34 Gubernur dan para menteri.
Berdasarkan laporan yang diterimanya dari Kedutaan Besar RI di seluruh dunia dan dari Menteri Luar Negeri, penyebaran virus corona di dunia bertambah menjadi 189 negara, dari awalnya hanya 186 negara yang terinfeksi corona. Tiga negara baru yang terinfeksi corona dalam dua hari ini adalah Suriah, Sri Lanka dan Mozambik.
“Hal ini menunjukkan bahwa pandemi Covid-19 adalah virus yang sudah jadi pandemi dan sangat sulit dicegah masuk ke sebuah negara, provinsi, kabupaten/kota,” ujar Presiden.
Dalam ratas online tersebut, Presiden Jokowi kembali menekankan dalam penanganan Covid-19 di Indonesia, pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus satu visi dan memiliki kebijakan yang sama.
“Kebijakan-kebijakan yang ada di provinsi harus memperhitungkan dampak dari kesehatan dan keselamatan rakyat hingga dampak sosial ekonomi yang mengikutinya,” jelasnya.
“Saya berikan contoh, misalnya sebuah provinsi atau kabupaten/kota ingin membuat sebuah kebijakan sekolah diliburkan, kantor ditutup semuanya, kemudian tempat-tempat transaksi ekonomi ditutup semuanya seperti pasar, tolong ini benar-benar dihitung dampak sosial, ekonomi, dan kesehatan yang ada,” tekan Jokowi.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...