SERIKATNEWS.COM – Masyarakat Madura pada umumnya tidak asing dengan dunia pertanian. Meskipun tanah Madura tergolong dengan lahan kering, masyarakat Madura mulai mengembangkan berbagai jenis pertanian.
Masyarakat Madura tidak hanya bertani dengan jenis tanaman seperti padi, jagung, ubi, kacang-kacangan, dan tembakau. Masyarakat mulai membudidayakan jenis tanaman lain. Hal itu merupakan salah satu tanda perkembangan masyarakat yang berdampak pada peningkatan sektor ekonomi.
Salah satu warga di Kabupaten Sampang sejak tahun 2016 mengembangkan agrobisnis melon. Tepatnya di Dusun Napote, Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang. Budi daya melon ini menghasilkan daya jual yang tinggi, hingga setiap panen didistribusikan ke beberapa kota di luar Madura.
“Saya mulai merintis tahun 2016 mas. Saya ngembangkan tiga varietas yaitu golden melon, rok melon, dan eksen moon. Ada bentuk kotak, dan love,” ujar Mahfudh kepada Serikat News, Selasa (14/7/2020).
Mahfudh menjelaskan bahwa pihaknya tidak hanya membudidayakan melon, tetapi juga membudidayakan semangka dengan lahan terbuka dan di dalam gren house. “Ada semangka love dan kotak juga,” tuturnya.
Menurutnya, hasil budi daya melon itu tidak sekedar dijual mentah, tetapi juga diproduksi menjadi sirup melon, sari melon, dan dodol melon.
“Kebetulan untuk budi daya saya punya 4 orang, kalau olahan saya punya 7 orang perempuan. Kebetulan saya punya kelompok wanita tani, jadi mereka yang saya pekerjakan,” imbuhnya.
Mahfudh menambahkan, melon mentah dan semangka mentah didistribusikan ke Surabaya, Malang dan Jakarta. Sedangkan sirup melon, sari melon, dan dodol melon masih belum didistribusikan ke luar wilayah Madura.
Walaupun pada umumnya masyarakat Madura harus bergantung dengan musim dalam menjalankan pertaniannya. Namun, berbeda dengan Mahfudh yang mengembangkan agrobisnis melon ini, dengan segala inovasinya mampu panen empat kali dalam satu tahun.
“Sekali panen tiap 2,5 bulan. Itu 12 ton dengan hasil 75-100 juta,” tambah Mahfudh.
Dengan keberhasilan itu, agrobisnis melon di Dusun Napote, Desa Bira Timur, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, akan dikembangkan menjadi Kampung Melon Napote Fruit.
JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memperkuat sinergi untuk menyiapkan tenaga kerja yang kompeten sekaligus memperluas
JAKARTA – Kementerian Ekonomi Kreatif menjajaki penguatan industri mebel berbasis kekayaan intelektual lewat kolaborasi strategis. Langkah ini dibahas dalam audiensi
JAKARTA – Ekonomi kreatif dinilai sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, diperlukan peran desa dalam pengembangannya sehingga dapat meningkatkan