Connect with us

News

KRP Gelar Aksi Menuntut Perusahaan Tambang Bayar Kewajiban CSR

Published

on

Foto: Berita Satu

SERIKATNEWS.COM – Koalisi Rakyat Palu (KRP) melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Kamis (16/1/2020). KRP merupakan aliansi aksi yang terdiri dari LBH Palu, LBH Sulteng, Aliansi Palu Monggaya (APM), Yayasan Tanah Merdeka (YTM), Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sulteng, Sarekat Hijau Indonesia (SHI) dan Sarekat Pekerja Hukum Progresif (SPHP) bersama Masyarakat Buluri dan Watusampo Kecamatan Ulujadi.

Koalisi bersama puluhan warga dari Kelurahan Buluri dan Kelurahan Watusampu mendesak perusahaan-perusahaan tambang galian C yang beroperasi di wilayah itu agar segera membayarkan tanggung jawab sosial dan lingkungannya kepada warga.

Koordinator KRP, Fajar Maulana, mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan tambang tersebut sejak tahun 2007 sudah melakukan eksploitasi pasir dan batu. Namun dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang menjadi kewajiban perusahaan belum pernah dibayarkan.

“Padahal kewajiban perusahaan itu tertuang dalam UU No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, UU Nomor 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal dan PP Nomor 47 tahun 2012 tentang Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas,” kata Fajar Maulana, seperti dikutip dari Berita Satu.

KRP juga mendesak DPRD Kota Palu mencabut Perda No.13 Tahun 2016. Aliansi ini menganggap bahwa Perda No. 13 tahun 2016 tersebut bertentangan dengan perundang-undangan yang ada.

“Perda ini dibuat secara tidak profesional dan sarat dengan kepentingan pribadi, bahkan bertentangan dengan undang-undang di atasnya” tegas Ahmar Welang, SH dari LBH Palu.

Beberapa saat sebelum aksi berakhir, Ketua DPRD Kota Palu Ikhsan Kalbi menemui massa aksi di depan gedung DPRD. Ia mengatakan akan segera mempertemukan warga Buluri dan Watusampu dengan pihak terkait.

Menurut rencana, pada tanggal 20 Januari 2020, warga Buluri dan Watusampu bersama dengan beberapa penasihat hukum akan mendaftarkan gugatan di Pengadilan Negeri Kota Palu tentang dana CSR yang belum ditunaikan kepada warga di lingkar tambang.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular