SERIKATNEWS.COM – Jika Anda berkunjung ke Yogyakarta, sayang sekali bila melewatkan Museum Kareta Karaton Ngayogyakarta. Pasalnya, museum ini menyimpan 23 kereta kuda, dan 18 di antaranya masih digunakan ketika upacara kebesaran keraton, sedangkan 5 kereta lainnya sudah tua.
Melansir Gudeg.net, Kamis (02/02/2023), ada tiga jenis kereta kuda, yaitu kereta beroda dua dengan atap terbuka; kereta beroda empat dengan atap terbuka; dan kereta beroda empat dengan atap tertutup. Pembagian jenis kereta menyesuaikan dengan fungsi dan penggunaannya.
Menurut artikel Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY, kereta jenis pertama merupakan kendaraan sultan saat rekreasi. Kereta jenis kedua merupakan kendaraan kelompok terpandang, seperti para komandan prajurit keraton, pengawal sultan, dan penari keraton. Dan kereta jenis ketiga merupakan kendaraan khusus sultan beserta keluarganya.
Dalam artikel yang sama dijelaskan bahwa setiap kereta mempunyai nama. Penamaan dilakukan mengikuti kepercayaan masyarakat Jawa, yakni adanya kekuatan dan roh pada setiap benda.
Berikut beberapa nama kereta kuda yang disimpan dalam Museum Kareta ini:
- Kareta Kajeng Nyai Jimad
- Kareta Mandra Juwala
- Kareta Kyai Manik Retna
- Kareta Kyai Jaladara
- Kareta Kyai Wimana Putra
- Kareta Garuda Yeksa
- Kareta Kyai Harsunaba
- Kareta Kyai Jongwiyat
- Kareta Rata Biru
- Kareta Landower
- Kareta Premili
- Kareta Kyai Kutha Kaharja
- Kareta Kyai Jetayu
- Kareta Rata Pralaya
Adapun harga tiket masuk dipatok Rp5.000 perorang dan Rp1.000 apabila mengambil foto. Museum ini buka setiap hari pukul 09.00-16.00 WIB, terletak di Jl. Rotowijayan, sebelah barat Keraton Yogyakarta.
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...