Pemerintah Kota Surabaya Gelar Sekolah Kebangsaan

17
Sekolah Kebangsaan
Ilustrasi: Berita Satu

SERIKATNEWS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar Sekolah Kebangsaan, di SD Don Bosco, Jalan Tidar, Surabaya, Kamis (3/10/2019). Sekolah Kebangsaan dilaksanakan demi menumbuhkan jiwa patriotisme generasi muda, khususnya para pelajar di Kota Pahlawan. Agenda tahunan ini masih dalam rangkaian penyambutan Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November.

Sekolah Kebangsaan dihadiri sekitar 2.000 pelajar SD dan SMP se-Surabaya. Bahkan acara tersebut dibuka dengan adegan teatrikal yang pemerannya merupakan siswa-siswi dari sekolah-sekolah di Surabaya.

“Anak-anak, nenek kakek kita dahulu melawan para penjajah itu hanya bisa menggunakan senjata bambu runcing dan pahlawan kita berhasil, mereka menang,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, dalam sambutannya, Surabaya, Kamis (3/10/2019).

Menurut Antiek, meskipun pada waktu itu para pejuang memiliki keterbatasan senjata, tapi semangat mereka tidak pernah surut. Kekompakan dan keberanian menjadi modal utama arek-arek Suroboyo. “Ayo, bersama-sama menjaga kemerdekaan yang sudah diperjuangkan oleh para pahlawan kita. Apalagi saat ini fasilitas sudah memadai,” ujar Antiek.

Menurutnya, saat ini anak-anak memiliki fasilitas yang lebih canggih dibandingkan zaman dahulu. Artinya, mereka akan bisa lebih berjuang dan menjaga bangsa ini, khususnya Kota Surabaya untuk semakin maju dan berkembang.

“Sekarang anak-anak memiliki fasilitas yang lebih dan sudah sangat nyaman, sehingga tantangannya pun berbeda untuk itu nilai patriotisme ini tidak boleh meluntur sedikit pun,” imbuhnya.

Antiek menjelaskan bahwa Sekolah Kebangsaan tahun ini akan berlangsung di tiga tempat. Menariknya, tiap lokasi yang di tempati, selalu memiliki nilai sejarah tersendiri. “Untuk yang pertama ini kami pilihkan Don Bosco karena dahulu gedung ini adalah gudang persenjataan arek-arek Suroboyo,” kata dia.

Baca Juga:  PNBP Minerba Capai 77,44 Persen, Menkeu Terus Pantau Pergerakan Harga Batu Bara

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Ikhsan menegaskan bahwa tidak banyak negara yang punya Kota Pahlawan di dunia. Setidaknya, hanya ada lima dan salah satunya adalah Surabaya.