SERIKATNEWS.COM – Dewan Pimpinan Pusat Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (DPP Peradah Indonesia) DKI Jakarta mengecam penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio (MDS) terhadap Cristalino David Ozora. Penganiayaan yang dilakukan oleh anak pejabat pajak ini sangat jauh dari nilai moral dan etika bangsa.
“Ini merupakan bentuk arogansi anak pejabat pajak. Jika sampai kasus ini abai, maka akan menjadi preseden buruk yang bisa diikuti oleh remaja lainnya,” ujar Ketua DPP Peradah Indonesia DKI Jakarta, Bryan Pasek Mahararta, Sabtu 25 Februari 2023.
Karena itu, pihaknya mendesak Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) segera mengusut kasus penganiayaan ini serta menjamin perlindungan keselamatan dan dampak psikologis korban. Sebab, perbuatan tersebut atas dasar kesengajaan dan ada indikasi telah direncanakan oleh pelaku.
Penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio terhadap David yang merupakan anak pengurus pusat GP Ansor, viral di berbagai media sosial. Tentu menimbulkan persepsi masyarakat terhadap perilaku keluarga pejabat publik yang selalu terkesan superior dan semena-mena.
“Harusnya pelaku mendapatkan hukuman seberat-beratnya. Supaya menjadi perhatian bagi pejabat lain untuk tidak menampilkan hidup mewah atau hedonistik,” tegas Bryan Pasek Mahararta.
Menurutnya, penganiayaan berupa kekerasan fisik tidak dibenarkan oleh ajaran agama manapun, terlebih dilakukan secara sadar dan ada kalimat yang menantang untuk berani melawan hukum. Jelas sudah menyimpang dari ajaran dharma termasuk hukum yang berlaku di Indonesia.
“Peradah Indonesia DKI Jakarta akan terus mengawal kasus ini. Pasalnya, telah masuk kategori demoralisasi generasi muda dan akan mendukung penuh pemulihan korban,” pungkasnya. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...