KLAIM
Beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang perempuan mengalami kejang di atas ranjang rumah sakit. Diklaim, wanita itu kejang-kejang usai disuntik vaksin covid-19. Akun tersebut menyebutkan bahwa seorang remaja perempuan dalam video mengalami efek samping dari vaksinasi covid-19. Video berdurasi 1.46 menit tersebut telah ditonton sebanyak 71290 kali. “The condition of a teenager after the covid19 vaccination!” atau “Kondisi remaja setelah vaksinasi covid19!”
FAKTA
Dari hasil penelusuran, klaim pada video tersebut memperlihatkan seorang perempuan mengalami kejang-kejang usai disuntik vaksin covid-19 adalah hoaks. Faktanya, video lama yang sudah ada jauh sebelum pandemi covid-19. Dilansir AFP Korea, melalui pencarian reverse image di Google, ditemukan bahwa rekaman itu diunggah di YouTube oleh kanal Privivka Kz pada 21 Maret 2015, hampir lima tahun sebelum pandemi Covid-19 dimulai.
Video serupa juga dimuat oleh Radio Free Europe / Radio Liberty (RFE / RL) pada tanggal 20 Maret 2015. Artikel berbahasa Rusia, yang menampilkan tangkapan layar dari rekaman tersebut, menyatakan bahwa video tersebut menunjukkan seorang gadis di kota Zhanaozen di Kazakhstan yang dirawat di rumah sakit setelah divaksinasi campak.
Mengutip seorang pejabat kesehatan setempat, RFE / RL melaporkan bahwa video tersebut direkam pada Maret 2015. Pejabat tersebut menambahkan bahwa otoritas kesehatan tidak menghubungkan kondisinya dengan vaksin tersebut.
Referensi:
https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/nbwlnoJk-cek-fakta-perempuan-ini-kejang-kejang-setelah-disuntik-vaksin-covid-19-ini-faktanya
https://factcheck.afp.com/social-media-posts-falsely-claim-old-video-shows-covid-19-vaccine-side-effects
https://www.youtube.com/watch?v=3ikEycuJ1yE&feature=emb_title
https://archive.md/D78Nf
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...