Connect with us

Hukum

Polisi Amankan Anggota Anarko yang Merusak McDonald’s di Makassar

Published

on

makassar

SERIKATNEWS.COM – Polisi menangkap sejumlah pelaku perusakan restoran cepat saji McDonald’s di Jalan AP Pettarani, Kecamatan Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan, pada peringatan hari buruh sedunia, Rabu (1/5/2019) lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko menyebutkan, hingga saat ini sudah ada 19 orang anggota Anarko Sindikalis yang diamankan anggota Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes Makassar). Penangkapan terbanyak dilakukan pada hari Jumat (3/5/2019) kemarin. Polisi mengamankan 10 orang yang diduga termasuk anggota Anarko Sindikalis.

“Mereka diamankan di beberapa tempat di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa,” ujar Indratmoko, Sabtu (4/5/2019).

Indratmoko menjelaskan bahwa pihaknya terus mendalami motif dan pelaku lain yang terlibat dalam kasus perusakan dan aksi coret-coret di restoran cepat saji pada momen Hari Buruh tersebut. Ia mengindikasikan bahwa belasan orang yang terdiri dari pengangguran dan buruh lepas terhubung dengan Anarko Sindikalisme di Kota Bandung dan Malang.

“Indikasinya memang mengarah ke sana karena sewaktu kami amankan ada barang bukti tersebut berupa spanduk, stiker, dan buku-buku berisi paham anarkisme,” imbuhnya.

Sebelumnya pada peringatan Hari Buruh Sedunia, Rabu (1/5/2019) yang lalu, sekelompok massa berupaya merusak restoran siap saji McDonald’s yang terletak di Jalan AP Pettarani, Kecamatan Panakukang, Makassar, Sulawesi Selatan.

Aksi ini awalnya disaksikan oleh sekuriti McDonald’s bernama Syamsul. Menurut Syamsul, perusakan itu bermula ketika sekelompok orang berjalan dari arah barat dan langsung mendatangi kantornya hingga melakukan aksi vandalisme.

“Setengah 12 terjadi tadi. Cepat sekali tadi kejadian paling dua menit sampai 5 menit paling lama. (Para pelaku) laki-laki semua, pakai topeng, pakai baju hitam,” ujar Syamsul.

Advertisement

Popular