Profesionalitas Pramugari di Tengah Pandemi Covid-19
Penulis: Serikat News
Sabtu, 28 Maret 2020 - 01:01 WIB
SERIKATNEWS.COM – Salah satu pramugari Nam Air, Nurul Balqis mengatakan bahwa kepanikan masyarakat terhadap pandemi Covid-19 juga berdampak terhadap kuantitas penumpang maskapai penerbangan Indonesia yang didirikan pada tahun 2013 ini.
Menurutnya, beberapa penerbangan Nam Air harus dibatalkan karena tidak adanya penumpang, apalagi pemerintah menerapkan social distancing untuk mencegah penyebarluasan bencana virus global ini.
“Semenjak teridentifikasi 3 orang pertama ditambah lagi Kemenhub Budi Karya Sumadi positif Covid-19, warga semakin resah dan panik. Kepanikan tersebut dirasakan terutama oleh transportasi udara tempat saya bekerja. Penumpang turun drastis, beberapa penerbangan cancel karena tidak adanya penumpang, ditambah lagi pemerintah sudah menerapkan social distancing,” ujar Nurul Balqis kepada Serikat News di Jakarta, Sabtu (28/3/2020).
Dok, SerikatNews
Nurul mengaku sebagai pramugari tentu merasa khawatir dalam melaksanakan tugas pada saat maraknya virus Covid-19, namun dia bersama pramugari yang lain tetap profesional melaksanakan kewajibannya tanpa berhenti mengurangi service dan safety terhadap penumpang.
“Meski demikian kami tetap berjaga jaga agar virus Covid-19 itu tidak menyerang kami. Agar tetap fit, kami pun tetap menjaga pola makan dan mengkonsumsi suplemen tambahan serta konsumsi jamu. Menjaga pola hidup sehat dan tidak jajan sembarangan itu sangat penting,” imbuhnya.
“Upaya pencegahan yang kita lakukan agar tidak terinfeksi Covid-19 dengan dibekali masker pelindung hidung dan mulut, sarung tangan, serta sesering mungkin mencuci tangan dan menyediakan hand sanitizer,” pungkas Nurul Balqis.
JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa integritas individu yang melekat pada setiap kepala daerah dan wakil
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberntuk Universitas Republik Indonesia (URI). Salah satu lembaga baru dengan misi menyiapkan calon pemimpin bangsa.
SURABAYA – Ratusan massa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEMNUS) dan Solidaritas Pemuda Mahasiswa Merah Putih (SPM-MP) menggelar