Connect with us

Ekonomi-Politik

PWNU Jatim Kecam Pernyataan Sukmawati

Published

on

SERIKATNEWS.COM – Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar menanggapi pernyataan Sukmawati tentang Nabi Muhammad SAW. Menurut Kiai Marzuki, Rasulullah SAW levelnya jauh di atas umat manusia, sehingga tidak sepatutnya dibandingkan, termasuk dibandingkan dengan Soekarno.

“Mestinya kalau orang itu berakal sehat, enggak perlu-lah membanding-bandingkan Bung Karno dengan Kanjeng Nabi. Kanjeng Nabi levelnya dunia, bahkan dunia akhirat,” kata KH Marzuki Mustamar, Minggu (17/11/2019).

KH Marzuki mengatakan, selain Nabi Muhammad mungkin saja ada yang berperan di satu RT, kabupaten, bahkan negara, namun itu pun sebatas urusan dunia, tidak sampai akhirat, apalagi menolong orang mensyafaati sampai masuk surga.

“Lha Kanjeng Nabi (Muhammad) jauh, lebih dari itu. Jadi enggak perlu membanding-bandingkan seperti itu,” kata pengasuh Ponpes Sabilurrosyad, Nggasek, Kota Malang ini.

Meski demikian, lanjut KH Marzuki, NU tidak akan mengambil langkah apa pun. Sebab, pihaknya khawatir hal itu justru menimbulkan kegaduhan. “Umat wis paham, wis ngerti (umat sudah tahu) kalau itu tidak bener. Umat kecil, sekecil ndeso iku lho (ngerti),” katanya.

“Bapakmu perang iku lho sampeyan umur enam tahun. Masih kon yo gak perang, masih kon yo gak berjuang, iya tho? (Kamu juga tidak ikut berperang dan berjuang),” ujarnya.

Oleh karena itu, KH Marzuki berpesan kepada Sukmawati untuk tidak aneh-aneh. “Ojo kakean polah lah, podo-podo gak berjuang (Jangan banyak tingkah, sama-sama tidak ikut berjuang). Kalah karo Cak Asy’ari yang nyuwek warna biru (bendera Belanda), padahal itu Banser. Jadi dia pun, yang ngomong, itu kalah dengan Banser,” katanya.

Seperti diketahui, ucapan Sukmawati yang dinilai membandingkan perjuangan Bung Karno dengan Nabi Muhammad menuai banyak kecaman. Bahkan Koordinator Bela Islam (Korlabi), memilih langkah hukum dengan melaporkan putri pertama Bung Karno itu ke Polda Metro Jaya.

Baca Juga:  Hendri Satrio: Tiga Nama Terkuat Pengganti Setnov

Ucapan Sukmawati tersebut dilontarkan saat dirinya menghadiri sebuah diskusi bertajuk Bangkitkan Nasionalisme Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme, Senin (11/11/2019).

Advertisement

Popular