SERIKATNEWS.COM – Kehadiran Tol Trans Sumatera bernilai strategis bagi pergerakan barang. Waktu tempuh dapat lebih cepat dibandingkan menggunakan jalan nasional provinsi.
“Ada barang-barang yang perlu lebih cepat sampai. Dengan adanya jalan tol dari sisi logistik manfaatnya cukup besar,” kata Pakar Transportasi Publik Universitas Andalas (Unand) Padang Yossyafra Phd di Padang, seperti dikutip dari Antara, Rabu (17/3/2021).
Benefit yang paling besar dari kehadiran tol Trans Sumatera adalah pergerakan barang. Sedangkan untuk orang secara keseluruhan hanya pada segmen tertentu yang bermanfaat.
“Untuk orang hanya pada spot tertentu. Misalnya, menghubungkan Padang dengan Pekanbaru atau Medan dengan Banda Aceh karena dapat mengurangi waktu tempuh pergerakan orang,” ujarnya.
Akan tetapi, ada yang perlu diperhatikan. Berapa besaran biaya yang diberlakukan kepada pengguna, baik barang maupun orang.
“Misal, untuk saat ini dari Lampung sampai Palembang karena sudah selesai dikerjakan memberikan benefit yang cukup besar terutama waktu tempuh. Biasanya bisa 12 jam sekarang bisa empat jam saja,” katanya.
Khusus bagi Sumatera Barat, manfaat yang bisa didapat dari pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru adalah memberi keuntungan dalam pengangkutan. Selama ini kebutuhan pangan Pekanbaru banyak dipasok dari Sumbar. Untuk itu, keberadaan tol bermanfaat bagi angkutan logistik dari Sumbar ke Riau.
Sebaliknya, warga Riau yang hendak berwisata ke Sumbar juga akan lebih mudah. Cukup dua sampai tiga jam saja dari. Sebelumnya harus menempuh perjalanan hingga enam jam.
“Artinya kunjungan wisata ke Sumbar akan menjadi lebih banyak dari sebelumnya. Ini memberi manfaat bagi sektor pariwisata,” ujarnya.
Pada sisi lain, Yossyafra melihat jalan tol ada kelebihan dan ada kekurangan. Kekuranganya adalah warga yang tanahnya harus digusur atau pengurangan omset pedagang karena peralihan arus kendaraan.
Namun, pihaknya mengajak semua pihak melihat persoalan ini secara menyeluruh. Sebab, untuk kecepatan waktu tempuh dan pergerakan logistik kian baik.
“Pada intinya tol adalah alternatif bukan jalur utama saat orang ingin memilih menempuh perjalanan yang lebih cepat dari sisi waktu dan seberapa biaya yang dikeluarkan,” pungkas Yossyafra. (*)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...