SERIKATNEWS.COM – Bulan Muharram dikenal sebagai bulannya anak yatim. Tak jarang banyak masyarakat berlomba-lomba meningkatkan amal ibadahnya dengan cara menyantuni anak yatim, termasuk Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh Nahdatul Ulama (PWNU CARE LAZISNU DIY).
LAZISNU DIY bersama LAZISNU Gunungkidul telah melaksanakan acara santunan anak yatim secara simbolis di SMK Ma’arif Gunungkidul, Sabtu (29/8/2020). Sebanyak 370 anak yatim piatu se-Gunungkidul menerima santunan tersebut. Namun, karena masih dalam masa pandemi, acara santunan dilaksanakan secara simbolis yang diserahkan kepada 30 perwakilan anak yatim di 15 Kapanewon se-Gunungkidul.
Dalam acara tersebut dihadiri oleh Ketua PCNU Gunungkidul, Ketua Baznas Gunungkidul, Ketua lembaga Ma’arif Gunungkidul, Ketua LAZISNU DIY serta Kepala Sekolah Ma’arif.
“Total keseluruhan santunan yang diberikan adalah 200 ribu meliputi tas, dan alat-alat sekolah, selain itu kami akan membuat pelatihan-pelatihan seperti pembuatan handsinitizer, pembuatan deterjen, serta wirausaha,” ujar Ketua LAZISNU Gunungkidul, Slamet Riyadi.
Di sisi lain, Mambaul Bahri selaku Ketua LAZISNU DIY menyampaikan bahwa kegiatan santunan anak yatim ini tidak hanya dilaksanakan di Gunungkidul, tapi juga di beberapa kabupaten dan kota di DIY.
“Kami saat ini juga sedang menggalang dana untuk membangun sarana prasarana air bersih. Kami terus berupaya agar manfaat dari program-program LAZISNU ini dapat dirasakan oleh masyarakat secara langsung,” imbuh Mambaul Bahri.
“Tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang sudah mempercayai kami untuk mengelola dana Zakat, Infak dan Sedekahnya. Dan kami mengajak kepada masyarakat untuk berzakat maupun berinfak melalui NU CARE – LAZISNU, berapa pun donasi bapak ibu sangat berguna untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan,” pungkasnya. (Ahmad Baily)
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...