SERIKATNEWS.COM – Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia (PERMIRA) melalui Departemen Pengembangan Bisnis dan Kemitraan (PBK) gelar program Sekolah Ekspor Impor dengan berkolaborasi bersama MDN (Minang Diaspora Network).
Perlaksanaan acara tersebut dalam rangka merespons tantangan global yang di mana pertumbuhan ekonomi dunia melemah secara signifikan dikarenakan efek dari pandemi Covid-19. Akibatnya, terjadi gejolak ketidakstabilan sosial, politik, dan ekonomi dunia yang mengakibatkan tingkat inflasi meroket. Maka dari itu sangat diperlukan ruang pengembangan diri dan karier terutama dalam bidang ekspor dan impor, dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia yang sehingganya dapat membantu memulihkan ekonomi global.
Adapun organisasi permira tersebut sebagai wadah organisasi perhimpunan mahasiswa Indonesia yang tumbuh semakin besar dan menyebar hampir di seluruh kota yang ada di rusia, memiliki 15 Permira Perwakilan dan Permira Perwakilan Gabungan yang menaungi lebih dari 600 mahasiswa indonesia.
Organisasi tersebut terdiri dari mahasiswa dan akademisi yang berlatar belakang berasal dari segala kalangan di berbagai penjuru nusantara. Sehingga Permira hadir sebagai kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa Indonesia.
Sehubungan dengan terselesaikannya program tentang ekspor impor yang berupa akses dan survey pasar, regulasi ekspor impor, serta penetapan harga sehingganya para peserta memiliki wawasan dan kemampuan untuk meningkatkan soft skill terutama dalam bidang perdagangan international.
Sebagai informasi, pada tanggal 3 April 2022 telah selesai sesi terakhir dari sekolah ekspor impor yang bertemakan Export Costing and Pricing bersama Benyamin Rasyad, M.Ba dan Inta Bozkurt, M.Bc. serta closing speech oleh Burmalis selaku direktur MDN dan Zidni Ilman sebagai ketua permira 2021-2022.
Selain itu, penghargaan the best student award diberikan kepada Oktaviani Yenny dikarenakan telah hadir, aktif bertanya serta sangat interested terhadap materi di setiap sesi yang secara keseluruhan berjumlah 4 sesi yang meliputi satu kelas pengenalan dan tiga kelas materi.
Di akhir sesi sekolah bapak burmalis selaku direktur MDN mengatakan bahwa para mahasiswa Indonesia yang berada di rusia bisa menjadi teladan yang baik bagi seluruh mahasiswa Indonesia di penjuru dunia agar tetap berkarya meskipun dalam tekanan politik, sosial ekonomi serta dalam segala kesulitan yang dihadapi.
Menyukai ini:
Suka Memuat...