SERIKATNEWS.COM – Untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa, tentu dibutuhkan sejumlah inovasi dalam rangka mendorong potensi yang ada di desa masing-masing. Salah satunya terus meningkatkan tata kelola desa baik melalui pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) maupun terus mendorong peningkatan dan pengembangan potensi wisata desa.
Karena dipandang perlu, maka Pemerintah Desa (Pemdes) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melakukan langkah taktis dengan melakukan studi banding ke Kabupaten Bandung Jawa Barat.
Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Sumenep, Miskun Legiono mengatakan, peningkatkan kapasitas melalui Benchmarking to Best Practices, diharapkan mampu meningkatkan potensi desa dan berinovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desanya diikuti oleh 328 Kepala Desa, 27 Camat, DPMD dan Inspektorat dengan total 358 orang.
“Hari ini, alhamdulillah kita akan menuju Bandung dengan kepala desa, dalam rangka peningkatan kapasitas kepala desa dalam bentuk Benchmarking to Best Practices,” kata Miskun Legiono, Kamis (25/7/2024).
Menurut Miskun, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan kapasitas desa, serta dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan tata kelola pemerintahan desa, pengelolaan BUMDes, pengembangan potensi kepariwisataan, maupun pengelolaan produk unggulan yang dimiliki oleh desa.
“Dengan kegiatan ini kita harapkan teman teman di desa untuk selalu terus meningkatkan kemampuan dan kapasitas mereka dari semua hal, termasuk bagaimana mengembangkan potensi dirinya dan potensi desa,” ujarnya.
Untuk bisa mencapai itu semua, perlu melihat desa yang maju secara langsung. Pada akhirnya, kesuksesan tersebut akan menjadi contoh dan motivasi baru.
“Di Bandung, memang ada beberapa desa yang menjadi pilihan kita dalam rangka transfer informasi pengelolaan desa yang baik, serta bagaimana meningkatkan pendapatan asli desa dan penurunan stunting. Nantinya dapat diaplikasikan di desa masing-masing,” ungkapnya.
Dirinya menyebutkan, beberapa desa yang mereka datangi ini memiliki keunggulan-keunggulan yang patut dipelajari, yang outputnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. “Sehingga ke depan tidak ada lagi alasan bagi teman-teman kepala desa untuk menggali potensi di desanya setelah melakukan kegiatan dari Bandung,” tuturnya.
“Jadi saya berharap kepada kepala desa yang hari ini berangkat dalam rangka peningkatan kapasitas, setelah pulang ke masing-masing desanya untuk terus bergerak, dan terus melakukan inovasi yang tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat,” pintanya.
Dikatakan, pada kegiatan peningkatan kapasitas desa, ada 4 desa di Bandung yang akan didatangi. Namun nantinya, dalam kunjungan ke setiap desa tersebut, satu kecamatan tidak semua datang dalam satu desa, namun akan dibagi.
“Nanti ketika dipisahnya desa dalam satu kecamatan saat melakukan kunjungan, diharapkan ada kolaborasi yang diterima oleh teman-teman dalam satu kecamatan, yang nantinya diharapkan menjadi informasi yang utuh, yang dapat tersampaikan di masing-masing desa dalam satu kecamatan,” pungkasnya.
Jurnalis Serikat News Sumenep, Jawa Timur
Menyukai ini:
Suka Memuat...