Pemerintah Kabupaten Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur melarang seluruh tempat hiburan malam untuk beroperasi dengan alasan apa pun selama bulan Suci Ramadan. Jenis tempat hiburan malam yang wajib tutup adalah klub malam, bar, diskotek, karaoke, panti pijat, pijat urut tradisional dan panti pijat modern.
Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Bupati Ogan Komering Ulu Timur Nomor 024/96/SATPOL PP/2025 Tentang Pengaturan Kegiatan Masyarakat dalam Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan 1446 H di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur.
Merespons Surat Edaran tersebut, M. Rofizul Yan Martawijaya S.H selaku Ketua Umum DPD KNPI Oku Timur menyoroti dan mengecam keras tempat hiburan yang di maksud dalam surat tersebut yang masih beroperasi.
“Bulan Ramadan sudah berjalan dan memasuki hari kelima, kami dari DPD KNPI Oku Timur sudah melakukan pengecekan hiburan malam seperti tempat karaoke mereka masih beroperasi dengan segala macam kedoknya,” ujar Yayan selaku Ketua DPD KNPI Oku Timur, Rabu 5 Maret 2025.
Sebagai organisasi kepemudaan, DPD KNPI Oku Timur sangat menyayangkan tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh pemilik tempat hiburan malam yang masih beroperasi di bulan suci Ramadan ini.
“Per hari ini, kami melihat dan sudah kami kantongi bukti-bukti semua karaoke masih beroperasi. D-one, Lestari, Celi, Camelia, dan BN (Rejosari) semua masih beroperasi dengan kedok nya masing-masing,” ujar Yayan.
Tempat hiburan malam seperti karaoke ini sudah banyak mendapat penolakkan oleh warga sekitar, bukan hanya di bulan Ramadan, warga setempat sudah sangat resah dengan aktifitas yang dilakukan oleh tempat karaoke ini, terutama wanita pemandu lagu (LC) yang berkeliaran di sekitaran tempat tersebut.
Melihat kondisi tersebut, DPD KNPI Oku Timur juga sangat menyayangkan pihak berwajib seolah-olah membiarkan tempat karaoke masih beroperasi. Untuk itu, DPD KNPI Oku Timur meminta untuk semua pihak patuh dan menjalankan sesuai tupoksinya masing-masing terhadap Surat Edaran Bupati Oku Timur tersebut.
“Yang membuat saya heran kok masih saja buka tempat karaoke itu, sedangakan sudah ada surat edaran yang melarang. Ini menjadi pertanyaan besar, apa yang membuat para pemilik tempat karaoke itu tidak takut, ini pasti ada sesuatu di belakangnya,” pungkasnya.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...