SERIKATNEWS.COM – Teh salah satu minuman penyegar tenggorokan yang disukai masyarakat Indonesia. Namun, tahukah Anda bahwa asal mula teh bukan dari Indonesia?
Menurut artikel Katadata.co.id, seperti dikutip pada Sabtu (31/12/2022), teh merupakan minuman khas Tiongkok yang tersebar melalui jalur sutra. Pada abad ke-17, ketika Cultuurstelsel atau tanam paksa digalakkan, teh menjadi salah satu komoditas yang ditanam. Sejak saat itu, masyarakat khususnya Tegal, mulai mengenal teh.
Meminum teh sendiri mulanya ialah budaya Tiongkok. Dalam artikel yang sama juga dijelaskan bahwa sebelum Indonesia mengenal tanaman teh, teh didatangkan dari Tiongkok ke Tegal. Oleh karena itu, Tegal menjadi kabupaten yang dikenal sebagai asal teh.
Peleburan budaya bukan hanya sebatas pada apa yang diminum, melainkan juga bagaimana minuman tersebut disajikan. Di daerah Slawi, Tegal, ada budaya “moci”, yakni meminum teh dengan wadah poci atau teko yang terbuat dari tanah liat. Budaya tersebut juga berasal dari Tiongkok.
Bahan dasar teh poci adalah daun teh hijau atau teh melati yang mempunyai aroma khas tersendiri. Masyarakat Tegal biasanya menikmati teh poci pada pagi, sore atau malam hari dilengkapi makanan ringan.
Siapa sangka meminum teh menggunakan poci berhubungan dengan kepercayaan tertentu? Melansir dari Purwokerto Inews, teko yang digunakan sebagai wadah teh tidak pernah dicuci, dibiarkan berkerak supaya cita rasa dan aroma teh tetap terjaga.
Dalam penyajiannya pun terdapat nilai filosofis. Sebelum dituang, setiap gelas akan diberi gula batu. Ketika teh dituang, gula batu tersebut tidak boleh diaduk, harus dibiarkan larut sendiri.
Dalam proses pelarutan gula berarti kesabaran yang harus dilakukan setiap manusia dalam menghadapi pahitnya kehidupan. Ketika manusia dapat bersabar, maka dia akan menemukan manisnya kehidupan.
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...