Connect with us

Ekonomi-Politik

Bank Mandiri Relaksasi Kredit Bagi UMKM

Published

on

bank mandiri
Ilustrasi: Infokomputer

SERIKATNEWS.COM – Bank Mandiri tengah berupaya menjaga keberlangsungan usaha pelaku UMKM di tengah kondisi krisis akibat pandemi virus Corona (Covid-19). Salah satu langkahnya melalui penyesuaian kebijakan dan proses kredit segmen UMKM.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Rully Setiawan mengatakan bahwa penyesuaian tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian bank dan berlaku hingga 6 bulan ke depan atau hingga pemerintah menetapkan kondisi sudah normal.

“Kami menyadari saat ini kondisi pelaku UMKM sedang dalam tekanan karena terdampak penyebaran virus Covid-19. Untuk itu, kami memberikan relaksasi melalui kemudahan proses pemberian kredit, baik baru maupun tambahan atas fasilitas kredit yang dimiliki, dengan menggunakan layanan elektronik banking,” kata Rully Setiawan dalam siaran persnya, Jumat (20/3/2020).

Rully menjelaskan, bagi pelaku UMKM yang mengajukan penambahan fasilitas kredit hingga 20%, tidak diperlukan penambahan agunan. Menurutnya, kebijakan ini diberikan terutama untuk segmen mikro.

“Bank Mandiri juga memudahkan proses perpanjangan masa laku fasilitas kredit selama 6 bulan dengan memberikan keringanan biaya provisi dan administrasi,” katanya.

Lebih lanjut Rully mengatakan bahwa Bank Mandiri juga akan menyiapkan relaksasi proses restrukturisasi kredit seiring dengan rencana OJK yang akan mengeluarkan kebijakan stimulus perekonomian. Adapun relaksasi yang tengah disiapkan Bank Mandiri antara lain melakukan restrukturisasi lebih awal kepada debitur yang membutuhkan.

“Kemudian proses restrukturisasi yang lebih mudah serta penundaan pembayaran pokok maupun bunga. Khusus untuk relaksasi restrukturisasi, saat ini kami masih menunggu kebijakan yang akan dikeluarkan OJK mengenai stimulus perekonomian,” ujar Rully.

Baca Juga:  Menuju Swasembada Bawang Putih
Advertisement

Popular