Connect with us

Internasional

Indonesia–Rusia Dorong Kerja Sama Ekonomi Digital dan Promosi Investasi Pariwisata

Published

on

SERIKATNEWS.COM – Indonesia dan Rusia dorong kerja sama ekonomi digital dan promosi investasi pariwisata. Kedua negara ingin mendekatkan kalangan bisnis dan meningkatkan hubungan bilateral bidang ekonomi digital dan investasi pariwisata.

“Ini waktu yang tepat untuk kita dorong kerja sama ekonomi digital kedua negara dan promosikan investasi pariwisata Indonesia kepada Rusia. Mengingat besarnya potensi kerja sama kedua negara,” ujar Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, Jose Tavares, pada acara yang digagas KBRI Moskow dengan Kementerian Pembangunan Ekonomi Federasi Rusia.

Dalam forum bertajuk Russia–Indonesia Online Business Forum: “Digital Economy and Tourism Investment Opportunities” pada Selasa (16/3/2021), Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, menyebutkan bahwa prospek cerah sektor teknologi informasi dan komunikasi (TIK) antara Indonesia dan Rusia. Sektor ini turut mendukung bidang seperti pendidikan, keamanan data, dan perbankan.

Turut membuka acara, Vladimir Ilichyov, Deputi Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia, yang menyampaikan harapan terjadinya dialog produktif antara pebisnis kedua negara Setelah acara pembukaan, Forum Bisnis dilanjutkan dengan Break Out Session secara paralel, yaitu Panel 1 mengenai Kerja Sama Ekonomi Digital dan Panel 2 terkait Peluang Investasi Pariwisata Indonesia.

Panel 1 dimoderatori oleh Pavel Kalmychek, Deputi Direktur Kerja sama Multilateral dan Proyek Khusus, Kementerian Pembangunan Ekonomi Rusia. Panel membahas kerja sama ekonomi digital dan menghadirkan pembicara antara lain Dedy Permadi, Staf Khusus Menkominfo RI yang memaparkan strategi dan platform industri 4.0 Indonesia serta aspek-aspek yang dapat dikerjasamakan dengan Rusia.

Sementara itu, pembicara Rusia, George Mikaberidze, CEO Rosinfokominvest (Perusahaan yang bergerak di bidang investasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) Rusia), menyampaikan proses digitalisasi 4.0 di Rusia serta solusi dan peluang kolaborasi dengan mitra asing, termasuk Indonesia.

Baca Juga:  Per Akhir 2021, Cina Incar Produksi 3 Miliar Dosis Vaksin Covid-19

“Terbukanya peluang kerja sama dan upaya match making dapat jembatani TIK Rusia dengan Indonesia,” pungkas Sergey Rossomakhov dari Kantor Dagang Rusia di Jakarta.

Pada Panel 2 yang dipandu oleh Edi Suharto, Minister Counsellor KBRI Moskow, dibahas peluang investasi Indonesia di bidang pariwisata kepada peserta dan calon investor Rusia. Tiga pembicara dari Indonesia bersinergi mempromosikan kebijakan dan peluang investasi serta proyek-proyek yang dapat dikerjasamakan dengan pihak Rusia.

Nurul Ichwan, Deputi Kepala BKPM, memaparkan kebijakan RI yang pro-kemudahan, pro-pertumbuhan dan pro-kepada pemerataan pembangunan ekonomi Indonesia, khususnya untuk investasi di bidang pariwisata.

Dari bagian barat Indonesia, Marthunis, Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Aceh, menegaskan “Kami tawarkan Rusia kerja sama sektor-sektor industri pertanian, pembangunan objek-objek wisata, energi dan infrastruktur di Aceh”.

Sebagian peserta Panel 1 Forum Bisnis KBRI Moskow (Foto: Istimewa)

Pada kesempatan yang sama, Ema Widiastuti, Direktur Pengembangan Bisnis Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), memberikan paparan mengenai kesempatan investasi di Daerah Ekonomi Khusus Mandalika. Salah satu peserta dari Rusia, Alexander Chinyaev, Direktur Kerja sama Ekonomi Perusahaan Investasi AFK Sistema, secara singkat berbagi pengalaman kerja sama investasinya.

“Besar harapan kami, business matching di penghujung Forum menghasilkan kolaborasi yang saling menguntungkan antara komunitas bisnis kedua negara untuk promosikan kerja sama ekonomi Indonesia–Rusia” tutup Dubes Jose Tavares.

Sebagai tindak lanjut, Ekaterina Morozova dari Savills Rusia (Konsultan Properti) telah bertukar kontak dengan ITDC dan mengatakan “Tim Savills Rusia akan berdiskusi dengan ITDC terkait proyek di Mandalika untuk investasi sektor perhotelan”.

Sebanyak 134 peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti Forum tersebut. Para peserta tidak terbatas hanya dari kalangan pengusaha, turut hadir dari Kementerian/ Lembaga kedua negara. Tercatat beberapa perusahaan/ institusi yang hadir antara lain Elken Global, AECOM, KADIN, Telkomtelstra, Searchrinform Rusia, Russian Export Center, dan MAXIM Taxi Service. (*)

Advertisement
Advertisement

Terkini

Lifestyle1 jam ago

Tips Program Hamil Berkualitas

SERIKATNEWS.COM – Setiap pasangan suami-istri menginginkan untuk memiliki keturunan. Namun, sebagian yang baru menikah ada yang menunda. Ada pula yang...

Sosial-Budaya2 jam ago

Said Abdullah Resmikan Masjid Abdullah Syechan Baghraf Legung Timur

SERIKATNEWS.COM – Warga Desa Legung Timur, Batang-Batang, Sumenep tampak antusias dan bahagia menghadiri peresmian Masjid Abdullah Syechan Baghraf. Acara sakral...

Ekonomi8 jam ago

Gus Halim: Santri Berperan Gerakkan Ekonomi Desa

SERIKATNEWS.COM – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar menyatakan, santri berperan besar dalam menggerakkan ekonomi desa....

Sosial-Budaya10 jam ago

Ketum PBNU Ajak Para Santri Refleksikan Kembali Sejarah Masuknya Islam di Indonesia

SERIKATNEWS.COM – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj mengingatkan bahwa Islam di Indonesia pada dasarnya...

News10 jam ago

Kejutan Hari Santri, Kemnaker Luncurkan Seribu Beasiswa Talenta Santri

SERIKATNEWS.COM – Pada gelaran Malam Puncak Amanat Hari Santri 2021, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah memberikan kejutan kepada para santri...

Sosial-Budaya10 jam ago

Peringatan HSN 2021 Banyak Diwarnai Kegiatan Akademik

SERIKATNEWS.COM – Sejak adanya keputusan Presiden nomor 22 Tahun 2015, Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) selalu...

Sosial-Budaya10 jam ago

RMI PBNU Targetkan Pemetaan SDM NU yang Lebih Konkret

SERIKATNEWS.COM – Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (RMI PBNU) menargetkan adanya pemetaan Sumber Daya Manusia (SDM) NU yang...

Populer

%d blogger menyukai ini: