Connect with us

Resensi

Kisah Inspiratif dari Tukang Singkong Menunaikan Ibadah Haji lewat Sedekah

Published

on

Judul : Tukang Singkong Naik Haji
Penulis : Satria Nova
Penerbit : Mizania
Cetakan : I, Februari 2017
Tebal : 194 Halaman
ISBN : 978-602-418-083-6

Bersedekah merupakan suatu perbuatan yang sangat sulit jika kesadaran kita sebagai manusia masih melihat segala sesuatu dari aspek materi. Tetapi, bersedekah akan menjadikan hidup berkah jika dilakukan sepenuh hati. Bukan hanya itu, bersedekah menjadikan kehidupan yang kita jalani akan penuh makna dan berkah. Jika sedekah dibagikan dengan tulus, maka kebahagiaan pasti datang menjumpai kita.

Kesadaran akan pentingnya interaksi sosial diharapkan bisa lahir dari setiap indivindu, sehinga semua itu bisa berimplikasi pada lahirnya kepekaan sosial, ada waktu di mana manusia lainnya, terutama bagi mereka yang konidisinya sedang dalam kesulitan. Dalam islam, konsep kepekaan sosial lumrah dipraktikkan dalam bentuk saling memberi yang kemudian populer disebut sedekah. Buku ini mengisahkan tentang kesedekah dalam menjalani bekerja ditengah penghasilan kecil. Bekerja sebagai tukang singkong mampu menabung di celengan beberapa tahun hingga mendapatkan amanah dari Allah untuk melakukan ibadah haji yang mabrur. Buku ini mengurai tentang mukjizat sedekah, bagaimana kemudian sedekah mampu berubah seseorang kepada suasana yang tidak pernah diduga sebelumnya. Ketulusan memberi telah mengantarkan seseorang pada satu keadaan yang tidak pernah dipikirkan. Inilah kedahsyatan sedekah, tidak diduga tapi sungguh nyata.

Untuk membuka kesadaran di balik fakta mengagumkan di balik rahasia bersedekah, kiranya kita membutuhkan motivasi dan inspirasi. Padahal kita, harus menyadari bahwa setiap manusia yang hidup lingkungan sosial, tradisi berbagi atau bersedekah dari sebagian yang kita mampu atau miliki menjadi suatu keharusan. Karena tidak mungkin kita bisa menjadi kaya-raya: makan penuh dengan kecukupan, tanpa ada sumbangsih dari orang-orang di sekitar kita. Sementara kita bersifat angkuh tanpa mau berbagi dengan sesama.

Baca Juga:  Menumbuhkan Cinta Pancasila

Perlu diketahui bersama, bahwa setiap yang hidup akan menemukan kematiannya. Kita sebagai manusia yang akan menemukan kematian suatu hari nanti, seharusnya berpikir tentang kehidupan berikutnya yang tidak dipandang secara materi belaka. Tetapi, amal perbuatan baik selama masih hidup yang akan menjadi ukuran. Dari itu, sedekah memiliki pahala yang sangat luar biasa, selain memang di dunia kenikmatannya yang bisa dirasakan (hal 43).

Seperti kisah Budi, seorang penjual gorengan yang tiba-tiba bisa naik haji lantaran ketulusannya memberikan sepotong buntut singkong kepada seorang yang kebetulan lalu lalang di depan gerobaknya. Peristiwa itu terjadi dalam kurun waktu 24 tahun, saat itu ada anak kecil bersama bapaknya sedang berjalan tak tentu arah, Budi pun memanggil anak kecil itu dan menyodorkan buntut singkong, betapa gembiranya anak kecil itu.

Hingga pada suatu ketika, setelah 24 tahun yang berlalu, ada seseorang pemuda dengan mobil mewah yang dikendarainya berhenti persis di depan gerobaknya. Pemuda itu bertanya buntut singkong, tapi Budi mengatakan tidak ada. Pemuda itu kemudian dengan santun bilang bahwa dia adalah anak kecil yang dahulu pernah diberi buntut singkong oleh Budi. “Abang tidak sekadar memberi saya buntut singkong, tapi juga kebahagiaan, saya mungkin tidak bisa membalas budi baik abang, tapi saya ingin memberangkatkan abang berhaji. Semoga abang bahagia.” (hal 138).

Sebuah kisah yang cukup sederhana, tetapi membawa pesan moral tinggi untuk hidup bersosial dengan sesama. Meskipun yang disedekahkan hanya buntut singkong goreng yang tidak ada artinya, hal itu menjadi sangat berharga bagi mereka yang tidak memiliki harta benda untuk sekadar makan. Tidak heran jika berkah bersedekah kita bisa menemukan kebahagiaan selain di akhirat kelak pahala menunggu. Buku ini akan mengantarkan kita penyadaran diri untuk mengingat betapa sangat penting bersedekah, baik bagi diri sendiri atau bagi orang lain. Sedekah dijalani sejak dini.

Baca Juga:  Menumbuhkan Iman dan Berjiwa Damai
Advertisement
Advertisement

Terkini

News2 jam ago

BNPB Gunung Semeru Siapkan Tempat Pengungsian Warga

SERIKATNEWS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana menghimbau kepada warga yang pemukimannya tidak jauh dari Gunung Semeru untuk tidak melakukan aktivitas...

News2 jam ago

Deformasi Gunung Merapi Ada 6 Periode

SERIKATNEWS.COM – Sumber tekanan magma di Gunung Merapi Yogyakarta, saat ini berada pada kedalaman 1,3 kilometer di bawah puncak. Hal itu...

Pendidikan2 jam ago

Butuh Protokol Tambahan untuk Sekolah Tatap Muka

SERIKATNEWS.COM – Epidemiolog UGM Bayu Satria Wiratama mengatakan bahwa keputusan untuk memulai pembelajaran tatap muka di sekolah perlu melibatkan sejumlah...

News6 jam ago

Tak Hadir Saat Dipanggil Penyidik, HRS Muncul di Reuni 212 dan Minta Maaf

SERIKATNEWS.COM – Reuni 212 digelar secara virtual dengan dihadiri oleh puluhan tokoh, baik dari tokoh agama, nasional dan aktivis, Rabu...

Ekonomi9 jam ago

Pengrajin Batik Rahma Yeni Berbagi Ilmu dengan Kaum Perempuan

SERIKATNEWS.COM – Permintaan batik Sampan di Desa Sungai Kasai Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman yang dikembangkan Rahma Yeni semakin banyak....

Hukum11 jam ago

Salah Sasaran, Pendukung Habib Rizieq Geruduk Rumah Ibunda Mahfud

SERIKATNEWS.COM – Puluhan orang mengepung rumah ibunda Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, di Pamekasan,...

Peristiwa12 jam ago

Ratusan Rumah di Jombang Terendam Banjir

SERIKATNEWS.COM – Dua sungai meluap mengakibatkan 474 rumah penduduk Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Jombang terendam banjir. Sebanyak 60 warga setempat...

Populer

%d blogger menyukai ini: