Sebuah pameran unik “Leonardo Opera Omnia” telah dibuka oleh Duta Besar Italia untuk Indonesia Vittorio Sandalli di Museum Mandiri, Jakarta Kota Tua, pada hari Rabu malam 5 Februari.
Pameran yang berlangsung sampai tanggal 3 Maret mendatang ini untuk menandai peringatan 500 tahun wafatnya Master zaman Renaissance, Leonardo da Vinci.
“Leonardo Opera Omnia” diproduksi oleh RAI Com dan Kementerian Luar Negeri Italia dan Kerjasama Internasional dan sedang berkeliling ke berbagai negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Leonardo Da Vinci adalah salah seorang seniman yang paling berpengaruh dan paling dihormati dalam sejarah. Kejeniusannya mulai dari sains, musik, matematika dan sastra hingga seni visual: karya lukis, patung, dan arsitektur. Ia adalah manifestasi sempurna dari figur intelektual Renaissance yang serba bisa. Da Vinci membuat penemuan besar di bidang anatomi, hidrodinamika, optik dan teknik sipil.
Proyek “Leonardo Opera Omnia” menampilkan tujuh belas reproduksi karya agung Leonardo yang paling tinggi nilai artistiknya, dan dipamerkan di museum-museum di seluruh dunia. Semua lukisannya dibuat melalui pemahaman yang mendalam tentang tubuh manusia dan campuran cahaya dan bayangan.
Dua di antaranya, “Makan Malam Terakhir” dan “Mona Lisa” disebut sebagai lukisan paling terkenal di dunia, dipamerkan juga di pameran ini. Pameran ini dikuratori oleh Prof. Antonio Paolucci, salah satu pakar seni modern paling terkemuka di Italia.
Malam pembukaan itu juga ditandai dengan penyerahan Compact Disc “A Virtuosic Christmas II” kepada Dubes Vittorio Sandalli. CD itu berisi antara lain musik “I Wish Pavarotti Had Known Marzuki”, dipesan oleh Luciano Pavarotti Foundation dan Istituto Italiano di Cultura Jakarta tahun 2018 kepada komponis Indonesia, Ananda Sukarlan, yang memainkannya dengan piano di CD tersebut.
Desain visual CD tersebut dibuat oleh Julie Putra, dosen Desain Komunikasi Visual di Universitas Pelita Harapan. Malam itu Ananda Sukarlan dan Julie Putra memberikan sebuah eksemplar CD tersebut kepada Dubes Italia di hadapan para hadirin seperti desainer fashion Poppy Dharsono, arsitek Cosmas Gozali, koreografer Chendra Panatan dan kurator seni Amir Sidharta.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...