SERIKATNEWS.COM – Payakumbuh resmi tutup objek wisata selama balimau dan libur lebaran. Budaya atau tradisi balimau menjelang Ramadhan dan perayaan libur lebaran dikhawatirkan bisa menimbulkan kluster baru penyebaran Covid-19.
Dalam menyambut bulan suci Ramadhan, biasanya ada beberapa tradisi yang berkembang di tengah-tengah masyarakat, seperti “Potang Balimau”. Kegiatan ini dilaksanakan di lokasi-lokasi objek wisata sebagai bentuk menyucikan diri sebelum menjalankan ibadah puasa. Ada juga tradisi pulang basamo untuk merayakan hari lebaran bersama saudara dan kerabat.
Namun, Wali Kota Payakumbuh telah mengeluarkan surat edaran untuk pengelola objek wisata agar tidak melaksanakan atau memfasilitasi kegiatan apa pun dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan dan perayaan lebaran. Sehingga objek wisata yang ada dalam wilayah Kota Payakumbuh seperti Ngalau Indah, Kolam Renang, Panorama Ampangan, dan Batang Agam ditutup pada hari Minggu-Senin, 11-12 April 2021 dan pada libur lebaran tanggal 13-15 Mei 2021.
“Penutupan lokasi objek wisata tersebut akan dikawal dan dijaga oleh Satgas Covid-19,” kata Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi, Sabtu, 10 April 2021.
Kepariwisataan seperti rumah makan/restoran/cafe, dan lain-lain harus melaksanakan protokol kesehatan penanganan Covid-19 dan melakukan pembersihan serta disinfeksi tempat. Tempat-tempat tersebut harus menyediakan fasilitas cuci tangan yang mudah diakses, dan mewajibkan setiap pengunjung untuk menggunakan masker.
“Melakukan pembatasan jarak fisik paling kurang 1 (satu) meter dan membatasi jumlah pengunjung paling banyak 50% dari kapasitas tempat yang tersedia,” pungkas Riza. (*)
Menyukai ini:
Suka Memuat...