SERIKATNEWS.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku sudah mempunyai rencana jika dalam Pemilihan Presiden AS pada 3 November mendatang dirinya kalah dari lawan politiknya.
Pernyataan tersebut sekaligus menepis tuduhan bakal calon presiden AS, Joe Biden yang mengatakan bahwa kandidat dari Partai Republik ada kemungkinan akan curang demi bisa bertahan di Gedung Putih. Justru, komentar yang disampaikan Trump mengindikasikan bahwa dirinya siap menerima kekalahan.
“Tentu saja jika saya tidak menang, maksud saya, Anda tahu, saya akan melanjutkan dan melakukan hal lain,” kata Trump kepada Fox News.
Diketahui, perang verbal antara Trump dan Biden semakin tajam menjelang Pilpres. Kedua pihak saling menuduh, hal ini menandakan ada usaha saling menjegal langkah mereka agar kalah di Pilpres AS nanti.
Tuduhan Trump diluncurkan kepada Demokrat, dia mengatakan bahwa partai tersebut sengaja mengusulkan metode pemilihan melalui pos sehingga hasilnya bisa dimanipulasi. Sementara itu, Biden mengatakan bahwa pihaknya akan mengerahkan pengacara ke tempat-tempat pemungutan untuk mengawal suara.
Kekhawatiran terbesar Biden adalah Trump akan berlaku curang dalam pemilu, tetapi dia tak menyertainya dengan bukti. Wakil presiden di pemerintahan Barack Obama itu menilai, jika kalah Trump akan mengerahkan militer untuk mengawalnya keluar dari Gedung Putih serta tak mengakui hasil pemilu.
SerikatNews.com adalah media kritis anak bangsa. Menyajikan informasi secara akurat. Serta setia menjadi platform ruang bertukar gagasan faktual.
Menyukai ini:
Suka Memuat...