SERIKATNEWS.COM – Pada masa penjajahan Belanda, percampuran budaya tak bisa terhindarkan, termasuk pula budaya kuliner. Masyarakat Indonesia tidak mengenal makanan roti sebelum Belanda datang.
Di Semarang, terkenal roti berwarna cokelat dengan taburan wijen di atasnya bernama roti ganjel rel. Asal-usul nama roti tersebut diambil dari teksturnya yang keras dan berserat karena terbuat dari tepung gaplek atau singkong. Juga bentuk roti yang balok mirip ganjalan.
Dikutip dari Timesindonesia, Kamis (03/08/2023), roti ganjel rel dalam bahasa Belanda disebut ontbijtkoek. Koek artinya kue, sedangkan ontbijt berarti sarapan. Roti ganjel ini biasanya dikonsumsi masyarakat saat sarapan dengan secangkir teh.
Terdapat perbedaan bahan-bahan untuk membuat kue tersebut. Ontbijtkoek terbuat dari tepung gandum, lelehan brown sugar, serta rempah-rempah, yakni jahe, cengkeh, pala, dan kayu manis.
Bahan-bahan itu termasuk mahal, sehingga masyarakat membuat ulang kue ontbijtkoek menggunakan bahan lokal. Jadilah kue ganjel rel.
Seiring berjalannya waktu, kue ganjel rel mengalami perubahan. Teksturnya kini menjadi lebih lembut karena pembuatannya tak lagi menggunakan gaplek, melainkan tepung terigu dan telur.
Kontributor Serikat News Daerah Istimewa Yogyakarta
Menyukai ini:
Suka Memuat...